Advertisement
Pengasuh Pesantren di Rembang Bikin Buku Pilih Jokowi-Ma'ruf
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, REMBANG--Buku fikih bertajuk "Memilih Ir Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin Prespektif Fikih"berhasil diciptakan oleh pengasuh Pondok Pesantren Ma'hadul Ulumi Sar'yah (MUS) Sarang Rembang, KH Said AR. Buku itu memuat prespektif fikih dan usul fikih yang wajibkan umat muslim memilih Jokowi-Maruf di Pilpres 2019 .
"Pasangan Pak Jokowi-Kh Ma ruf ini merupakan bagian dari kepemimpinan ulama, walaupun bagian ulama itu adalah wakilnya. Ada kaidah yang berbunyi 'bila sesuatu tidak dapat ditemukan semua, maka tidak boleh ditinggalkan semua', sehingga kita perlu memilih pasangan yang ada unsur ulama ini," kata KH Said seperti dikutip dari Antara, Sabtu (16/2/2019).
Advertisement
Ia menambahkan, ulama harus diposisikan paling tinggi. Baik itu di pemerintahan, maupun lainnya. Ulama menurutnya tidak hanya dibatasi sebagai imam shalat.
"Sekarang baru bisa memposisikan ulama sebagai wapres, maka kita pilih yang ada. Memilih mereka merupakan bagian dari penghormatan kita pada ulama," ucap KH Said.
BACA JUGA
Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy mengatakan dukungan kepada Jokowi KH Ma ruf Amin terus mengalir. Bahkan, menurutnya, kalangan kiai meyakini sosok yang pantas memimpin Indonesia adalah Jokowi-Maruf.
"Para kiai meyakini bahwa Paslon 01 merupakan pasangan ideal untuk memimpin Indonesia lima tahun ke depan," kata Rommy dalam keterangan pers tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Google Maps Hadirkan Peta 3D dan Fitur AI Baru
- THR Bermasalah? KSPSI Gunungkidul Minta Buruh Berani Melapor
- Perbankan Dominasi Pengaduan Konsumen ke OJK DIY
- Gibran Terima Rismon Sianipar di Istana Wapres
- Belasan Dapur MBG di Bantul Ditutup Sementara
- Siswa SLB Negeri Pembina Jogja Bagi-bagi Takjil kepada Warga
- KPK Beberkan Pungutan Percepatan Haji Khusus yang Menjerat Gus Yaqut
Advertisement
Advertisement






