Aturan Baru X: Cuitan Dibatasi, Pengguna Diminta Berlangganan
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto di Istora Senayan, kamis (22/11/2018). /Suara.com-Ria Rizki Nirmala Sari
Hrianjogja.com, SEMARANG- Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku selalu mendatangi para tokoh dan pemuka agama seperti kyai, habaib, pendeta, uskup dan pemuka agama lainnya sebagai bagian dari bersafari politik dan berkampanye ke sejumlah daerah.
Selama mendatangi, Prabowo juga mengaku tidak pernah sedikit pun untuk meminta dukungan dalam kontestasi pencapresannya. Bagi Prabowo, pemuka agama adalah guru yang tak perlu digurui.
"Saya datang ke kyai, pastur, pendeta tak pernah mencari dukungan. Karena mereka itu guru, jangan kita gurui," kata Prabowo Subianto, di sela Pidato Kebangsaan, di Hotel Po Semarang, Jumat (15/2/2019).
Prabowo mengatakan kepada para pemuka agama yang dia datangi, cukup menyampaikan pandangan dan pemikiran terkait rencana kerja jika dipercaya mengemban amanat dari rakyat.
"Saya kalau datang, hanya menyampaikan ke habib, uskup, ini keyakinan pandangan rencana kerja saya mohon doa restunya. Itu saja, nanti guru akan memikirkan yang terbaik untuk muridnya. Kalau saya dinilai pantas, maka kami siap menerima mandat dari rakyat," ucap Prabowo.
Karenanya, bersama tim pakar dan para ahli, Prabowo sudah pelajari semua data dan fakta, terkait situasi saat ini. Di mana kondisi bangsa tengah susah dan tidak ringan mengatasinya.
"Jika nanti pada tanggal 17 April mendapat amanat rakyat dan setelah saya dilantik, emak emak jangan berharap jika harga langsung turun, tapi butuh waktu kita akan selesaikan secepatnya," seloroh Prabowo disambut tepuk tangan dan tawa pendukungnya.
Bahkan, Prabowo menyatakan pesan optimis percaya Indonesia akan bangkit dan menang, namun dengan syarat harus mencari putra-putri terbaik bangsa.
"Optimis. Syaratnya, saya harus cari putra-putri terbaik bangsa yang baik otaknya, baik hatinya dan akhlaknya. Mencari dari semua suku, semua kelompok etnis, agama, tanpa memandang dari partai mana," ungkap Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Viral perempuan bongkar dugaan perselingkuhan suami lewat data misterius pada timbangan pintar atau smart scale di rumahnya.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.