Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Daya Beli Dinilai Masih Kuat
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Foto ilustrasi pemilahan sampah, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto merasa resah terhadap persoalan sampah yang hingga kini belum terselesaikan di berbagai daerah. Permasalahan sampah dinilai menjadi pekerjaan besar yang harus segera dibenahi jika Indonesia ingin menjadi negara maju.
Menurut Zulkifli Hasan atau Zulhas, persoalan sampah sudah berlangsung menahun dan masih mudah ditemui di banyak wilayah. Kondisi tersebut, kata dia, menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto.
“Permasalahan sampah menjadi kerisauan yang mendalam bagi Bapak Presiden. Di mana-mana ada sampah, Presiden risau kalau mau menjadi bangsa yang hebat dan maju, masa' mengelola sampah saja tidak bisa,” kata Zulhas saat memberikan sambutan dalam acara Gerakan Pilah Sampah sekaligus pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta di kawasan Rasuna Said, Jakarta, Minggu.
Zulhas menjelaskan, teknologi pengolahan sampah sebenarnya sudah berkembang dan tersedia dalam berbagai bentuk. Namun, penerapan teknologi tersebut di Indonesia masih terkendala panjang dan rumitnya proses perizinan.
Ia menyebut, selama 11 tahun terakhir hanya ada dua proyek pengelolaan sampah berbasis teknologi modern yang berhasil memperoleh izin. Dari dua proyek tersebut, satu tidak dapat beroperasi, sementara satu lainnya berjalan tidak stabil.
Menurut dia, kondisi tersebut dipengaruhi banyaknya regulasi dan tahapan birokrasi yang harus dilalui untuk membangun fasilitas pengolahan sampah.
“Kita merumuskan ada aturan yang begitu panjang, kalau menyelesaikan satu persoalan sampah itu terlalu panjang. Karena itu terbitlah Perpres (Peraturan Presiden) No 109 tahun 2025 untuk memangkas perizinan,” ujarnya.
Melalui Perpres Nomor 109 Tahun 2025, pemerintah berupaya menyederhanakan proses perizinan agar pembangunan fasilitas pengolahan sampah dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
Zulhas menambahkan, saat ini pemerintah tengah menangani persoalan sampah di 71 kota yang tersebar pada 22 kawasan aglomerasi dan masuk kategori darurat sampah.
Beberapa daerah yang menjadi prioritas penanganan antara lain Bantargebang, Tangerang Selatan, dan Bandung yang dinilai menghadapi persoalan sampah cukup serius.
“Yang darurat seperti Bantargebang, Bandung, Tangsel, kita akan selesaikan pada 2028,” kata Zulhas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Surplus perdagangan DIY naik menjadi US$99,96 juta pada triwulan I 2026 meski ekspor dan impor melemah akibat tekanan ekonomi global.
Ratusan unit properti dipamerkan kepada para agen properti, investor, hingga para broker dalam acara bertajuk Mandiri Lelang Festival (MLF) 2026
Ghost In The Cell karya Joko Anwar sukses menembus 3 juta penonton di bioskop dan tetap kuat di tengah persaingan film baru Indonesia.
Cara membuat status WhatsApp pakai lagu kini makin mudah lewat fitur musik resmi, Spotify, hingga Instagram Stories. Simak tips agar audio tetap jernih.
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.