Advertisement
Di Pesantren, Panglima TNI Ingatkan Pentingnya Menjaga Kekayaan Alam
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto seusai rapat pimpinan TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (24/1/2018). - Suara/Erick Tanjung
Advertisement
Harianjogja.com, CIREBON – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto ditemani Kapolri Jenderal Tito Karnavian silaturahmi ke Pondok Pesantren KHAS Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (26/1/2019).
Dalam kunjungannya itu, Panglima TNI menegaskan Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dari Sabang hingga Merauke. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menjaga kekayaan bangsa Indonesia.
Advertisement
"Bila kita lihat, dari Sabang sampai Merauke, betapa negeri ini sangat kaya dengan sumber daya alam yang melimpah. Dari dasar laut sampai puncak gunung, di kedalaman laut dan kedalaman bumi, hutan dan sungai, tanah air kita sangat menakjubkan. Allah SWT telah memilih kita sebagai pengelola kekayaan itu. Amanah itu harus kita junjung tinggi," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, saat Silaturahmi Kebangsaan di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, Sabtu (26/1/2019).
Pada silaturahmi ini, Panglima TNI disambut hangat pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) Kempek, KH Moh Musthofa Aqil Siroj; sesepuh Ponpes Kempek, para ulama, serta seluruh pengasuh ponpes di wilayah Cirebon.
BACA JUGA
KH Moh Musthofa Aqil Siroj sangat mengapresiasi kepedulian Panglima TNI yang meluangkan waktunya untuk silaturahmi dan bertatap muka langsung dengan keluarga besar Ponpes Kempek.
Lebih lanjut dalam kunjungan kali ini Panglima TNI menyampaikan agar seluruh keluarga besar Pesantren Kempek harus peduli terhadap bangsa ini.
"Bangsa ini harus menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang berdaya saing tinggi. Untuk menjadi kuat kita harus bersatu. Bersatu dalam keberagaman, karena bhinneka tunggal ika juga anugerah dari Sang Maha Pencipta. Perbedaan yang ada hendaknya tidak menjadi halangan untuk memperkuat persaudaraan. Perbedaan justru harus saling melengkapi dan saling memperkuat," kata Panglima TNI.
Hal tersebut telah dibuktikan bangsa ini dalam mengatasi berbagai tantangan, sejak perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan. “Sebagai contoh beberapa waktu lalu dalam menanggulangi bencana, kita juga telah buktikan persatuan dan kesatuan itu,” ucapnya.
"TNI, Polri, Basarnas, BNPB, berbagai Kementrian dan Lembaga, Pemda, lembaga masyarakat dan anggota masyarakat saling bahu membahu. Berbagai bantuan dikirimkan ke Aceh, Lombok, Palu, Bali, Banten, Lampung, Papua, dan tiap tempat yang terkena musibah. Setiap dari kita seolah-olah ikut merasakan kesedihan para korban bencana," ujarnya.
Tak lupa Hadi Tjahjanto mengajak keluarga besar Ponpes Kempek untuk membangun NKRI sambil merawat warisan sangat berharga yang ditinggalkan para pahlawan dan pendahulu bangsa, yaitu persatuan dan kesatuan.
Keutuhan bangsa kita jangan sampai dikoyak-koyak oleh fitnah, hoaks, ujaran kebencian atau emosi sesaat. Kita bertanggung jawab untuk mewariskan negeri yang makmur kepada anak cucu kita, bukan negeri yang terkoyak oleh perseteruan sesama anak bangsa," kata Panglima TNI di hadapan lebih dari 700 santri Ponpes Kempek yang mengikuti kegiatan Silaturahmi Kebangsaan tersebut.
Turut serta dalam kunjungan tersebut, di antaranya Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Siwi Sukma Adji, Pangdam lll/Siliwangi, Kapolda Jabar, Kapuspen TNI, Waaster Panglima TNI, dan Kapusbintal TNI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
- Dampak MBG Akan Dibaca dari Pertumbuhan Otak dan Fisik Anak
Advertisement
Gunungkidul Luncurkan Lapor Dok untuk Respon Cepat Penyakit Ternak
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Gempa Bantul M4,4 Picu Retakan Rumah, BPBD Pantau Dampak Lanjutan
- DIY Masuk Zona Rawan Gempa, BPBD Perkuat Mitigasi Bencana
- Donor Darah Massal Buka Agenda CSR Astra Motor Yogyakarta 2026
- Antisipasi Virus Nipah, Bandara Ngurah Rai Perketat Pintu Masuk Bali
- Kasus Dugaan Fraud PT DSI, Bareskrim Sita Dana Rp4 Miliar
- Ribuan Anak di Bantul Belum Kantongi KIA, Disdukcapil Percepat Layanan
- Kemlu: Peran Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Bersifat Multilateral
Advertisement
Advertisement



