WMO Peringatkan Gelombang Panas Ekstrem, Pecahkan Rekor Baru
WMO memperingatkan suhu global berpotensi memecahkan rekor baru dalam lima tahun ke depan akibat tren pemanasan global yang terus meningkat.
Ilustrasi jalan tol. /JIBI-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, BEKASI - PT Waskita Karya (Persero) menyatakan siap bangun tol di atas laut yang menghubungkan Balikpapan dan Penajam Paser di Kalimantan Timur (Kaltim), apabila dipercaya mengerjakan proyek tersebut.
Direktur Utama Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra mengungkapkan, panjang tol di atas laut nantinya akan membentang sekitar enam kilometer. Saat ini sedang tahap penyiapan proyek, salah satunya adalah kajian studi kelayakan.
Diperkirakan tol tersebut akan membutuhkan nilai investasi di atas Rp10 triliun untuk membangun tol di atas Teluk Balikpapan. Menurutnya, apabila perusahaan yang dia pimpin ditunjuk untuk mengerjakan proyek tersebut, maka akan bisa segera dimulai tahun depan.
Sebelumnya, PT Waskita Karya (Persero) Tbk menargetkan bisa merampungkan tiga proyek utama pembangunan jalan tol pada 2019 yakni jalan tol Trans Sumatera, Jakarta-Cikampek II Elevated dan ruas Pasuruan-Probolinggo.
"Yang jadi target nasional dari Terbanggi Besar sampai ke Palembang. Persisnya sampai di Kayu Agung sepanjang 185 kilometer. Pemerintah meminta agar tol itu bisa dipakai masyarakat saat Lebaran," kata I Gusti Ngurah Putra.
Gusti menuturkan proyek tol Trans Sumatera itu merupakan bagian dari proyek ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung dimiliki oleh PT Hutama Karya (Persero). Meski ditargetkan rampung sebelum Idul Fitri Juni mendatang, ia mengaku telah menyiapkan langkah antisipasi jika target penyelesaian meleset.
"Kalau pun tidak bisa selesai 100 persen, kami akan coba seperti di Jawa kemarin, yaitu memberlakukan tol fungsional," katanya.
Lebih lanjut, Gusti menjelaskan proyek lainnya yang paling penting adalah Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated yang ditargetkan rampung sebelum Lebaran. Proyek itu, menurut dia, bergantung pada material box girder sepanjang 60-70 meter yang perlu dipabrikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
WMO memperingatkan suhu global berpotensi memecahkan rekor baru dalam lima tahun ke depan akibat tren pemanasan global yang terus meningkat.
Komisi III DPR menegaskan penggunaan APBN untuk sapi kurban Presiden Prabowo sah secara hukum dan syariah.
Kasus kekerasan daycare Little Aresha Sorosutan memasuki tahap sidang. Tim hukum dampingi korban dan siapkan restitusi.
Polresta Solo menangkap residivis pelaku pembacokan remaja di Sangkrah dan Grogol. Korban mengalami luka bacok akibat celurit.
Kemenag menegaskan kasus cabul di Pekalongan terjadi di padepokan ilegal, bukan pondok pesantren resmi terdaftar.
Bapanas memastikan harga beras SPHP tetap stabil meski dolar AS naik. Pemerintah jaga pasokan dan subsidi beras nasional.