Erupsi Anak Krakatau Batalkan 5 Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru
Lima penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru dibatalkan akibat abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau.
Satgas Antimafia Bola Mabes Polri Menangkap Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng terkait Dugaan Pengaturan Skor Pertandingan Sepakbola/foto: Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA- Polisi kini tengah gencar memburu kasus mafia bola pertandingan sepak bola di Tanah Air.
Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola terus mengusut kasus pengaturan skor yang hingga kini masih menodai kompetisi sepak bola Indonesia. Seiring dengan diprosesnya laporan LI pada Desember kemarin, laporan soal pengaturan skor pun berdatangan.
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Senin (7/1/2019), mengatakan laporan soal pengaturan skor saat ini sudah berjumlah ratusan.
"Sudah ada laporan 278," ucap Dedi.
Dedi menambahkan, dari ratusan laporan yang masuk, hanya setengahnya yang ditindaklanjuti. Pasalnya, sejumlah laporan dinilai tidak memenuhi unsur atau tidak layak untuk diinvestigasi.
"Yang layak 60 laporan yang ditingkatkan untuk dilakukan investigasi," jelasnya.
Menurut Dedi, puluhan laporan yang ditindaklanjuti melibatkan semua kasta kompetisi sepak bola Indonesia. Yaitu Liga 1 , Liga 2 dan Liga 3.
"Macam-macam, ada Liga 3, Liga 2, Liga 1 juga," pungkas Dedi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Lima penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru dibatalkan akibat abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau.
Poprida DIY 2026 digelar 14–23 September dengan 544 atlet. Paku Alam X menekankan disiplin, sportivitas, persaudaraan, dan kehormatan.
Pemkab Banyumas menargetkan Trans Banyumas kembali beroperasi 17 September 2026 setelah layanan berhenti sejak 30 Agustus.
JJLS Kelok 23 dibuka, Dispar Bantul akan mengevaluasi dampaknya terhadap kunjungan wisatawan dan masa depan TPR pantai.
KAI Daop 6 Yogyakarta melayani 1,26 juta penumpang KA jarak jauh pada Agustus 2026, naik 19% dibanding periode sama 2025.
Pelajar Gunungkidul didorong melek politik, memahami etika demokrasi, serta menggunakan hak pilih secara bijak sebagai pemilih pemula.