Air Laut Kembali Naik, Warga Pandeglang Berlarian Selamatkan Diri

Suasana pascatsunami di kawasan Banten, Minggu (23/12). Peristiwa tsunami yang terjadi Sabtu (22/12/2018) pada pukul 21.27 WIB itu mengakibatkan sejumlah kerusakan dan korban jiwa. - ANTARA FOTO/Dian Triyuli Handoko
25 Desember 2018 19:00 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, PANDEGLANG- Air laut dikabarkan kembali naik di pesisir Banten.

Masyarakat Pasir Tanjung, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang , Banten , kembali berhamburan ke luar rumah setelah air laut kembali naik di pesisir Pantai Batako, Selasa (25/12/2018).

"Kami bersama anak terpaksa berlari untuk menyelamatkan diri," kata Aminah (55) warga Pasir Tanjung, Kabupaten Pandeglang, seperti diberitakan Antara.

Ia mengatakan, warga panik setelah kembali dari lokasi pengungsian justru melihat air laut kembali naik.

Saat itu, dirinya bersama anak tengah beristirahat setelah membersihkan perabotan rumah tangga. Namun, ketua rukun tetangga menginformasikan air laut kembali naik, sehingga warga ketakutan.

"Kami hanya membawa baju satu plastik,karena panik itu," ujarnya.

Sueb (50) seorang warga Pasir Tanjung Pandeglang mengaku dirinya merasa ketakutan adanya air laut naik, sehingga istri dan anak langsung naik kendaraan roda dua untuk penyelamatan.

Bahkan, mereka warga banyak berlarian mengendarai sepeda motor maupun jalan kaki. Sebagian warga di sini sudah kembali ke pengungsian, namun gelombang pesisir cukup tinggi.

"Kami sekarang merasa aman berada di depan Kantor Kecamatan Labuan," lanjutnya.

Berdasarkan pantauan, ruas jalan Labuan-Pandeglang mengalami antrean kendaraan hingga menimbulkan kemacetan.

Sumber : Antara