Advertisement
Tsunami Selat Sunda, Satu Balita Meninggal Terseret Gelombang Tsunami di Kiluan
Dampak tsunami di Selat Sunda, Minggu (23/12/2018). - Ist/Okezone
Advertisement
Harianjogja.com, BANDARLAMPUNG - Satu balita berumur tiga tahun meninggal dunia akibat terseret ombak tsunami di Pantai Kiluan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung yang menerjang sejumlah bibir pantai pada Sabtu malam 21.30 WIB.
"Sampai saat ini terdata satu orang balita meninggal dunia akibat terseret ombak. Balita tersebut bernama Leni berumur 3 tahun," kata Tim Reaksi Cepat RAPI Provinsi Lampung, Dirhamsyah saat dihubungi melalui telponnya dari Bandarlampung, Minggu (23/12/2018).
Advertisement
Dia menjelaskan, selain satu balita meninggal dunia, akibat kejadian semalam satu rumah habis terseret ombak dan puluhan rumah di bibir Pantai Kiluan juga mengalami kerusakan.
"Selain itu ada puluhan kapal nelayan juga mengalami kerusakan akibat ombak," terangnya.
BACA JUGA
Dia menambahkan, sampai saat ini masyarakat yang berada di bibir Pantai Kiluan tengah waspada dengan adanya ombak susulan. Masyarakat belum ada yang mendatangi kediamannya, dan mereka lebih memilih berada di dataran tinggi maupun di kediamanan saudaranya.
"Ombak pagi ini mencapai dua meter, masyarakat masih waspada dan lebih memilih berada di dataran tinggi," kata dia.
Tsunami terjadi pada Sabtu (22/12) sekitar pukul 21.27 WIB. Faktor penyebab tsunami masih dilakukan penyelidikan oleh BMKG untuk mengetahui secara pasti.
Kemungkinan disebabkan longsor bawah laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) dan gelombang pasang akibat gerhana bulan purnama.
Dua kombinasi tersebut menyebabkan tsunami yang terjadi tiba-tiba menerjang beberapa pantai. BMKG masih berkoordinasi dengan Badan Geologi untuk memastikan faktor penyebabnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
- BMKG Turunkan Tim ke Maluku Utara dan Sulut Usai Gempa M 7,6
- Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
- Vonis Mati Tahanan Palestina oleh Israel Disorot Indonesia
- Kasus Video Profil Desa Karo, Majelis Hakim Bebaskan Amsal Sitepu
Advertisement
Kisah di Balik 3.000 Pamong Gunungkidul di Kirab HUT Sultan HB X
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Malioboro Ditutup saat Kirab HUT Sultan HB X, Ini Rute Pengalihan Arus
- Film Zona Merah Naik Level, Cerita Zombie Kini Menyasar Kota
- Ramp Tol Jogja-Solo di Trihanggo Dikebut, Gerbang Tol Segera Dibangun
- Kulonprogo Siapkan Skema Nunut ASN untuk Tekan BBM
- Aniaya Pengguna Jalan di Muja Muju, Bang Jago Ngopo Diringkus Polisi
- KRL Jogja-Solo Padat Seharian, Ini Jadwal Kamis 2 April 2026
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 2 April 2026
Advertisement
Advertisement




