Viral Polisi Gerebek Ponpes di Sukoharjo dan Karanganyar, Kapolda Jateng Buka Suara
Polda Jateng menggeledah dua lokasi yang mengatasnamakan ponpes di Sukoharjo dan Karanganyar terkait kasus pembakaran warung.
Ustaz Abdul Somad./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA- Front Pembela Islam (FPI) diingatkan soal adanya musuh dalam selimut terkait reuni Alumni 212.
Pengkhotbah beken Abdul Somad memberi peringatan kepada FPI untuk mewaspadai musuh dalam selimut, menjelang acara Reuni Akbar Mujahid 212 di Monas, Jakarta, Minggu (2/12/2018) besok.
Ustaz Abdul Somad menuturkan, FPI harus mengetahui adanya musuh di kalangannya sendiri, yang tak lain adalah orang-orang munafik.
"Ada sahabat yang memang ikut bersama. Ada musuh? Jelas. Ini kawan, itu musuh. Tapi ingat, ada dia yang menggunting dalam lipatan. Menjegal kawan sendiri, menikam dari belakang, musuh dalam selimut," kata Abdul Somad, Sabtu (1/12/2018).
Somad lantas meminta FPI mengenali sifat-sufat orang munafik sehingga bisa mengajak mereka kembali ke jalan yang benar.
"Sifanyat harus dikenali, pahami secara baik-baik. Harapannya, kalau bisa, ajak dia. Kalau tidak, tinggalkan, karena hanya merusak dari dalam,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Polda Jateng menggeledah dua lokasi yang mengatasnamakan ponpes di Sukoharjo dan Karanganyar terkait kasus pembakaran warung.
Celah keamanan SMS of Death pada Android memungkinkan ponsel mengalami gangguan jaringan hingga restart berulang. Simak cara memeriksa pembaruan keamanan.
Marc Marquez memilih tiba di Qatar pada Kamis malam menjelang MotoGP 2026. Konflik Timur Tengah dan mundurnya Yamaha menjadi sorotan.
DPMPTSP setempat mencatat terdapat 43 izin usaha homestay yang dikeluarkan sepanjang 2025-2026. Total nilai investasi yang tercatat mencapai sekitar Rp7,32 mil
Serangan siber menyasar sistem pendingin supermarket di tujuh negara Eropa. Suhu kulkas naik dan stok makanan terancam rusak.
DPMPTSP Gunungkidul mencatat 62 izin homestay dan 83 izin vila sejak 2021. Pariwisata menjadi salah satu pendorong investasi penginapan.