Advertisement
KPU Susun Konsep agar Debat Capres-Cawapres 2019 Menarik Perhatian Masyarakat
Pasangan calon Presiden Joko Widodo-Maruf Amin (kanan) dan pasangan capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperlihatkan hasil pengambilan undian nomor urut untuk Pilpres 2019, di kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Jumat (21/9/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar lima kali debar calon presiden dan calon wakil presiden. Pelaksanaannya dipastikan juga dilakukan di luar Jakarta. Akan tetapi tidak mungkin di luar Pulau Jawa.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan bahwa ini dimaksudkan agar pesta demokrasi tidak tersentral di Ibu Kota.
Advertisement
“Kalau bisa supaya nuansanya tidak hanya Jakarta. Yang paling gampang Surabaya karena proses logistiknya gampang,” katanya saat ditemui di ruangannya, Jumat (30/11/2018).
Arief menjelaskan bahwa sudah ada lembaga penyiaran yang setuju menjadi media massa penyelenggara meski membutuhkan energi yang cukup besar.
BACA JUGA
Akan tetapi KPU akan membuat perjanjian hitam di atas putih untuk memastikan bahwa media tersebut tidak mengundurkan diri di tengah jalan.
“Saya tidak mau tiba-tiba mereka diminta siarkan tapi pas deadline malah mundur. Itu harus dibuat kerja sama,” ucapnya.
KPU akan memfasilitasi debat publik selama lima kali yang harus dihadiri peserta pemilihan presiden.
Debat tersebut akan dibagi menjadi dua kali untuk calon presiden, dua kali untuk calon wakil presiden, dan satu kali untuk semua pasangan.
Di sisi lain konsep debat masih dirundingkan agar menarik perhatian masyarakat sehingga membuat keikutsertaan pemilih meningkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
- Datangi Rumah Duka YB, Gubernur NTT: Negara Lalai Lindungi Anak Miskin
- Zulhas Nilai Lima Tahun Tak Cukup Wujudkan Program Prabowo
- Akademisi Diminta Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Baru
Advertisement
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- BYD Tantang Tarif Impor Era Trump, Ajukan Gugatan ke Pengadilan AS
- Teror Clurit Dini Hari di Bantul, Motor Pelaku Ditinggal di Jetis
- MotoGP 2026 Resmi Dimulai, Kuala Lumpur Jadi Panggung Pembuka
- Thailand Berlakukan Larangan Alkohol Nasional Saat Pemilu
- Iwa K Tertawakan Rumor Ayah Kandung Ressa Rizky
- Big Match Liga Inggris, Liverpool vs Man City Penentuan
- HyperOS 3 Android 16 Masuk Tahap Akhir, HP Xiaomi Kebagian Update
Advertisement
Advertisement




