Kata BP Batam Soal Nvidia dan Firmus Bangun Pusat AI Raksasa
Batam siap jadi pusat AI global! Nvidia, Firmus, DayOne bangun pabrik chip 170.000 GPU senilai Rp400 triliun. Dampak ekonomi dan lapangan kerja menggeliat!
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, SURABAYA – Kasus pembunuhan sadis terjadi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Diduga dilatarbelakangi persoalan asmara, Mat (45), warga Desa Rejosalam, Kecamatan Pasrepan, tega melemparkan bondet alias bom ikan kepada Husnia (40). Korban sendiri merupakan mantan istri siri Mat yang berpisah sejak dua bulan terakhir.
Akibat dilempari bondet, Husnia mengalami luka pada bagian wajah sebelah kiri. Mata korban hancur dan hilang, hidung robek, serta kening hancur.
Husnia langsung meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan pelaku kabur meninggalkan korban. Polisi masih memburu Mat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah membunuh Husnia.
Kabar yang berembus di lokasi kejadian menyebutkan pelaku nekat melempar bondet kepada korban diduga lantaran sakit hati. Korban beserta keluarganya menolak keinginan pelaku yang ingin rujuk setelah dua bulan berpisah.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera membenarkan adanya pembunuhan dengan cara dilemparkan bondet tersebut. Pihaknya masih memburu keberadaan pelaku yang kabur usai melempari bondet kepada korban.
"Kejadiannya kemarin sore di Jalan Raya Buk Begal, Desa Poh Gading, Kecamatan Pasrepan, Pasuruan. Korban dibunuh dengan menggunakan bahan peledak jenis bondet," terang Barung, Kamis (29/11/2018).
Ia menerangkan, peristiwa itu berawal saat korban pulang kerja dengan berjalan kaki. Sesampai di tempat kejadian perkara, pelaku yang mengendarai sepeda motor Kawasaki Kaze R nopol L-2245-K tiba-tiba menghadang. Kemudian pelaku langsung melemparkan bondet ke korban.
"Bondet itu mengenai kepala bagian wajah sebelah kiri, dan pelaku langsung melarikan diri dengan meninggalkan motornya di TKP. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian wajah sebelah kiri dan meninggal dunia di TKP," jelas Barung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Batam siap jadi pusat AI global! Nvidia, Firmus, DayOne bangun pabrik chip 170.000 GPU senilai Rp400 triliun. Dampak ekonomi dan lapangan kerja menggeliat!
Sebanyak 20% SD Negeri di Sleman belum memenuhi kuota rombel SPMB 2026. Disdik memperkuat pendidikan agama dan mengkaji opsi regrouping sekolah.
Refleksi Yogya Kembali mengajak masyarakat meneladani nilai perjuangan untuk memperkuat ketahanan keluarga dan generasi muda DIY.
Harga sawi sempat anjlok hingga Rp500 per kg. KWT Sehati Magelang mengolahnya menjadi keripik Kraukk! bernilai jual lebih tinggi.
Disdikpora Kota Jogja memperkuat pembinaan Pemuda Pelopor dan program YES BOSS untuk mencetak generasi muda inovatif dan berdaya saing.
Ekonom UMY menilai antrean Pertalite usai kenaikan harga Pertamax menunjukkan setiap masyarakat memiliki nilai ekonomi waktu yang berbeda.