PSEL Bogor Raya 1 Rp2,8 Triliun Diingatkan Harus Akuntabel
PSEL Bogor Raya 1 senilai sekitar Rp2,8 triliun diminta akuntabel dan diproyeksikan mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun.
Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA -- Di tengah perkembangan teknologi saat ini, penting bagi guru untuk memiliki sikap yang profesional dalam menjalankan tugasnya.
Hal ini pun turut disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dalam peringatan Hari Guru Nasional tahun ini.
Secara terpisah, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ari Santoso menjelaskan guru yang profesional adalah guru yang implementasi pekerjaannya bukan hanya mengajar.
"Peran guru yang tidak bisa tergantikan itu mendidik dan itu sekarang akhir-akhir ini banyak distorsi, banyak akhir-akhir ini guru yang takut jadi pendidik," tuturnya seusai jumpa pers International Symposium on Open, Distance, and E-learning (ISODEL) 2018 di Perpustakaan Kemendikbud, Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2018).
Guru, lanjut Ari, harus memiliki usaha lebih dalam mendidik agar tidak kalah dari murid-muridnya. Misalnya, dalam hal mengakses informasi.
Guru pun harus bisa mengenal muridnya, mengenal apa yang menjadi minat dan bakat sang murid, dan bersedia menjadi orang tua asuh yang baik dalam proses belajar mengajar.
"Sehingga, guru-guru dalam unsur pendidikan tidak berat dalam mengimplementasikannya. Sehingga, ini salah satu ke arah sana bahwa tidak hanya sekadar mengajar, kalau mengajar saja itu sangat dangkal," ucapnya.
Hal lain yang juga harus diperhatikan adalah penanaman pendidikan karakter bagi siswa. Ari menyebutkan lima hal yang terkait pendidikan karakter yakni siswa harus religius beragama, siswa harus memiliki rasa nasionalisme, siswa harus mandiri, siswa harus mau bergotong royong, dan siswa mesti memiliki integritas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
PSEL Bogor Raya 1 senilai sekitar Rp2,8 triliun diminta akuntabel dan diproyeksikan mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun.
DPRD Kota Jogja mendorong evaluasi tata kelola Alkid setelah video dugaan pungutan liar dan intimidasi beredar di media sosial.
KPK menggeledah rumah Dirjen ATR/BPN Lampri di Bekasi terkait kasus dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk.
Menaker Yassierli menyebut formula UMP dan UMK 2027 masih menunggu RUU Pelindungan Ketenagakerjaan rampung.
Meta Description:Polresta Sleman menaikkan kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak balita tiga tahun ke tahap penyidikan. Tersangka belum ditetapkan.
Konflik Saudi-Houthi memanas. Pemerintah diminta memastikan keselamatan jemaah umrah, termasuk menyiapkan penundaan hingga pemulangan darurat.