Pembangunan Jalan Kompleks Yudikatif IKN Capai 19,35 Persen
Progres pembangunan Jalan Kompleks Yudikatif IKN mencapai 19,35 persen, melampaui target dan ditopang berbagai inovasi konstruksi dari WIKA.
M. Nasir
Harianjogja.com, JAKARTA--Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pembudayaan riset untuk menghasilkan inovasi merupakan kunci untuk meningkatkan daya saing bangsa Indonesia. Demikian disampaikan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir.
Dengan SDM yang unggul dan berkualitas, ujar Nasir, bangsa Indonesia akan mampu bersaing dengan tenaga kerja asing di level global dan akan menjadi tuan rumah di negara sendiri.
"Daya saing bangsa harus kita dorong terus yaitu peningkatan SDM menurut Global Competitiveness Report terkait daya saing bangsa Indonesia sudah mencapai peringkat ke-36 dari peringkat 41 sebelumnya," ujar Nasir, Jumat (23/11/2018).
Nasir juga memaparkan sudah saatnya Indonesia melakukan transformasi perekonomian dari ekonomi berbasis sumber daya alam (resource based economy) menjadi ekonomi berbasis ilmu pengetahuan (knowledge based economy).
Oleh karena itu, dibutuhkan riset dan pengembangan untuk menghasilkan inovasi. Produk inovasi akan memiliki nilai tambah yang jauh lebih tinggi, dan yang terpenting produk inovasi harus dihilirisasi agar dapat dikomersialkan.
Salah satu hasil inovasi anak bangsa yang sangat membanggakan dan akan diproduksi secara massal di 2019 adalah Motor Listrik Gesit karya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
“Kecanggihan motor listrik ini bisa dikebut sampai kecepatan 100 km/jam dan speedometer bisa dipakai untuk telepon pintar [smartphone]. Produk ini rencananya diproduksi massal pada awal 2019. Pabriknya disiapkan di Sentul, Jawa Barat,” jelas Nasir.
Selain itu, peningkatan akses untuk mengenyam pendidikan tinggi merupakan salah satu upaya Kemenristekdikti menguatkan kualitas SDM Indonesia untuk peningkatan daya saing bangsa.
Kebijakan afirmasi dihadirkan bagi kelompok tidak mampu melalui pemberian bantuan biaya pendidikan bidikmisi untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Program Bidikmisi pada 2018 ditargetkan sebanyak 368.961 orang. Posisi triwulan III/2018 penerima bidikmisi secara nasional mencapai 302.764.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Progres pembangunan Jalan Kompleks Yudikatif IKN mencapai 19,35 persen, melampaui target dan ditopang berbagai inovasi konstruksi dari WIKA.
Puncak haji 2026 selesai, seluruh jemaah Indonesia tinggalkan Mina. Pemulangan dimulai 1 Juni secara bertahap hingga akhir bulan.
Kuota pendakian Gunung Merbabu via Gancik penuh. Ratusan pendaki gagal naik meski antre berjam-jam saat libur panjang.
Pelemahan rupiah jadi peluang emas pariwisata Indonesia. Wisatawan asing diprediksi meningkat dan tinggal lebih lama.
Iran klaim kontrol penuh Selat Hormuz. Ketegangan dengan AS meningkat, ancam jalur distribusi minyak dunia.
Jumlah santri baru di Jateng turun hingga 20% pada 2025, NU akui dampak kasus kekerasan dan dorong reformasi pesantren.