33 Negara Siapkan Pangan Darurat, Stok Beras Indonesia 25 Juta Ton
Mentan Amran menyebut ketersediaan beras Indonesia mencapai 25 juta ton saat 33 negara menyiapkan persediaan pangan untuk kondisi darurat.
M. Nasir
Harianjogja.com, JAKARTA--Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pembudayaan riset untuk menghasilkan inovasi merupakan kunci untuk meningkatkan daya saing bangsa Indonesia. Demikian disampaikan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir.
Dengan SDM yang unggul dan berkualitas, ujar Nasir, bangsa Indonesia akan mampu bersaing dengan tenaga kerja asing di level global dan akan menjadi tuan rumah di negara sendiri.
"Daya saing bangsa harus kita dorong terus yaitu peningkatan SDM menurut Global Competitiveness Report terkait daya saing bangsa Indonesia sudah mencapai peringkat ke-36 dari peringkat 41 sebelumnya," ujar Nasir, Jumat (23/11/2018).
Nasir juga memaparkan sudah saatnya Indonesia melakukan transformasi perekonomian dari ekonomi berbasis sumber daya alam (resource based economy) menjadi ekonomi berbasis ilmu pengetahuan (knowledge based economy).
Oleh karena itu, dibutuhkan riset dan pengembangan untuk menghasilkan inovasi. Produk inovasi akan memiliki nilai tambah yang jauh lebih tinggi, dan yang terpenting produk inovasi harus dihilirisasi agar dapat dikomersialkan.
Salah satu hasil inovasi anak bangsa yang sangat membanggakan dan akan diproduksi secara massal di 2019 adalah Motor Listrik Gesit karya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
“Kecanggihan motor listrik ini bisa dikebut sampai kecepatan 100 km/jam dan speedometer bisa dipakai untuk telepon pintar [smartphone]. Produk ini rencananya diproduksi massal pada awal 2019. Pabriknya disiapkan di Sentul, Jawa Barat,” jelas Nasir.
Selain itu, peningkatan akses untuk mengenyam pendidikan tinggi merupakan salah satu upaya Kemenristekdikti menguatkan kualitas SDM Indonesia untuk peningkatan daya saing bangsa.
Kebijakan afirmasi dihadirkan bagi kelompok tidak mampu melalui pemberian bantuan biaya pendidikan bidikmisi untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Program Bidikmisi pada 2018 ditargetkan sebanyak 368.961 orang. Posisi triwulan III/2018 penerima bidikmisi secara nasional mencapai 302.764.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Mentan Amran menyebut ketersediaan beras Indonesia mencapai 25 juta ton saat 33 negara menyiapkan persediaan pangan untuk kondisi darurat.
Dosen UMY King Faisal menyoroti prosedur penggeledahan Hamalatul Qur’an dan meminta dugaan intimidasi terhadap santriwati diperiksa.
Kecelakaan truk molen di Jalan Cut Mutia, Bekasi, menewaskan enam orang dan melukai enam lainnya saat menunggu bus di halte.
Pelatih kepala baru PSIM Jogja, Risto Vidakovic, mulai terlibat dalam proses pembenahan tim meski belum resmi mendampingi skuad dari pinggir lapangan. Pelatih a
SKK Migas menargetkan proyek Gas Mako Natuna berproduksi 111 MMscfd dalam dua tahun dan memasok kebutuhan listrik Batam.
KAI Daop 6 Yogyakarta membuka pemesanan tiket kereta keberangkatan 1 Desember 2026 melalui Access by KAI mulai 1 November.