Menteri PU: Jalan Tol Harus Buka Akses ke Pusat Ekonomi
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan jalan tol harus membuka akses ke pusat ekonomi untuk mendorong investasi dan pertumbuhan.
Tenda pengungsian korban banjir dari Gampong Lhok Sandeng di Pidie Jaya, Aceh, Jumat (16/1/2026). ANTARA/M Haris SA
Harianjogja.com, BANDA ACEH—Waktu terus berjalan, namun ratusan hari pascabanjir bandang, sebagian warga pedalaman Pidie Jaya masih bertahan di tenda darurat. Korban banjir di Gampong Lhok Sandeng kini menanti kepastian hunian, agar kehidupan mereka tidak terus terjebak dalam kondisi serba sementara.
Muntasir, warga terdampak banjir dari Gampong Lhok Sandeng, Kecamatan Meurah Dua, mengatakan hingga Sabtu (17/1/2026) belum ada kejelasan kapan para korban dipindahkan ke hunian sementara maupun hunian tetap.
"Hingga saat ini, kami belum mendapatkan kepastian kapan dipindahkan ke hunian yang layak. Kini, kami masih mengungsi di tenda-tenda di desa tetangga," kata Muntasir.
Gampong Lhok Sandeng berada di wilayah hulu Krueng Meureudu. Sepanjang daerah aliran sungai tersebut, dari hulu hingga hilir, terdampak banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025.
Muntasir menjelaskan, rumah keluarganya berada tidak jauh dari aliran Krueng Meureudu. Saat banjir bandang melanda, rumah itu terseret arus sungai.
"Ada sebanyak 20 rumah di Gampong Lhok Sandeng terdampak banjir bandang. Sebagian besar rumah tersebut ambruk dan terbawa arus sungai yang deras ketika itu," katanya.
Bencana itu tidak hanya merusak permukiman. Jembatan Lhok Sandeng yang menjadi akses menuju desa tetangga juga rusak parah. Saat ini, warga hanya mengandalkan jembatan darurat dari batang kelapa yang baru bisa dilalui kendaraan berukuran sedang.
"Kini, kami hampir sebulan mengungsi di tenda. Tenda ini didirikan di desa tetangga, Sarah Mane. Sebelumnya, kami mengungsi di masjid Desa Sarah Mane," kata Muntasir.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, Muntasir menyebut pembangunan hunian sementara bagi korban banjir Gampong Lhok Sandeng terkendala ketersediaan lahan. Kondisi tersebut membuat proses relokasi belum dapat dimulai.
"Kami berharap masalah ini dapat diselesaikan dan hunian bagi korban banjir bisa segera dibangun. Apalagi bulan puasa tidak lama lagi, sehingga korban banjir bisa dengan nyaman melaksanakan ibadah Ramadhan," kata Muntasir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan jalan tol harus membuka akses ke pusat ekonomi untuk mendorong investasi dan pertumbuhan.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Menkeu Purbaya menegaskan tak ada pajak baru khusus rumah kontrakan. Penghasilan sewa properti tetap menjadi objek PPh sesuai aturan.
Daftar harga HP ZTE terbaru 2026 mulai Rp999.000, dari Blade A35, Blade A72 hingga Nubia V60 lengkap dengan spesifikasinya