Pembunuhan Pemandu Karaoke Terungkap, Iin Dihabisi Gara-Gara Uang Tips Cuma Rp500.000

Ciktuti Iin Puspita, perempuan berusia 23 tahun, ditemukan tewas dan mayatnya disimpan dalam lemari baju rumah indekos 21, Jalan Mampang Prapatan VIII, Gang Senang, Tegal Parang, Jakarta Selatan, Selasa (20/11/2018). - Facebook/dok.polisi
21 November 2018 14:50 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Motif pembunuhan terhadap pemandu karaoke di Ciktuti Iin Puspita di Jakarta Selatan akhirnya terkuak.

Yustian dan pacarnya Nissa Regina tega membunuh dan menyimpan mayat Ciktuti Iin Puspita di dalam lemari indekos, diduga karena persoalan uang tips dari pelanggan.

Iin Puspita diketahui merupakan perempuan yang bekerja sebagai pemandul lagu di tempat karaoke bilangan Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Nissa juga merupakan rekan seprofesi Iin Puspita.

“Kalau dari pengakuan sementara pelaku, motifnya soal uang tips. Pelaku mengakui ada pelanggan menitip uang tips untuk dirinya melalui korban,” kata Kapolres Jaksel Komisaris Besar Indra Jafar, Rabu (21/11/2018).

Regina dan pacarnya Yustian akhirnya menemui Iin Puspita di indekosnya, Mampang Prapatan, Jaksel, untuk meminta uang tips titipan tersebut.

Namun, Regina ternyata tak mendapat uang tips titipan tersebut sebesar yang diberitahukan oleh pelanggan.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, Iin Puspita hanya memberikan Rp500.000, Sementara Regina berkeras bahwa uang tips yang dititipkan itu berjumlah Rp 1,2 juta.

Kesal terhadap sikap Iin Puspita yang membuat marah sang pacar, Yustian memukul kepala korban memakai palu.

Setelahnya, Yustian dan Regina memasukkan tubuh Iin Puspita yang telah tewas ke dalam lemari untuk menghilangkan jejak.

Sumber : Suara.com