Prabowo Minta TNI Utamakan Prestasi, Bukan Senioritas
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Anggota Basarnas memindahkan kantung jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018). /ANtara Foto-Akbar Nugroho Guma
Harianjogja.com, JAKARTA - Pencarian korban pesawat Lion Air PK-LQP penerbangan JT 610 terus dilanjutkan. Sebanyak empat kantong jenazah yang diduga berisi potongan tubuh korban tiba di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Kamis (1/11/2018) malam.
Sebanyak tiga kantong jenazah tiba di RS Polri pada pukul 21.30 WIB. Sebelumnya sekira pukul 19.30 WIB satu kantong jenazah juga telah tiba di rumah sakit milik Korps Bhayangkara itu.
Sementara, pada papan informasi di posko post mortem RS Polri, informasi terakhir kantong jenazah yang masuk ke rumah sakit sebanyak 61 buah. Dengan tambahan empat buah, maka total kantong jenazah yang sudah terkumpul sebanyak 65.
Kendati demikian, jumlah kantong jenazah yang ada di RS Polri ini belum terkonfirmasi dari pihak kepolisian. Belum ada keterangan resmi dari tim Disaster Victim Investigation (DVI) maupun RS Polri.
Sebelumnya, Tim DVI Polri belum berhasil melakukan proses identifikasi terhadap korban lainnya dari kecelakaan jatuhnya Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 di perairan laut Karawang, Jawa Barat.
Hasil sidang rekonsiliasi para pihak terkait pada hari ini, belum membuahkan hasil lantaran tidak ditemukan data pendukung yang cukup kuat untuk mengidentifikasi jenazah korban.
"Hari ini pukul 16.00 sore kami sidang rekonsiliasi. Bahwa hari ini, berdasarkan sidang rekonsiliasi di RS Polri dinyatakan belum ada jenazah yang teridentifikasi lagi. Karena data masih minim," kata Kepala Bidang DVI Mabes Polri Kombes Lisda Cancer.
Selain itu, tim DVI Polri juga mengalami hambatan lantaran seluruh kantong jenazah yang ada di RS Polri tidak dalam keadaan utuh.
Dengan adanya hal tersebut, Lisda menjelaskan, salah satunya cara yang paling mungkin untuk dilakukan adalah dengan cara pencocokan hasil DNA. Namun, kata dia hal itu memang dibutuhkan waktu empat sampai delapan hari kerja.
"Kami masih punya beberapa metode oroses identifikasi sehingga kami harapkan hasil DNA," ucap Lisda.
Sampai saat ini, tim DVI Polri baru berhasil mengidentifikasi satu korban pesawat Lion Air, atas nama Jannatun Cintya Dewi (24) asal Sidoarjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Jadwal SIM Keliling Jogja Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Alkid dan MPP Balaikota. Cek jam layanan dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 tersedia mulai dini hari hingga malam. Cek rute dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal lengkapnya.