Karhutla Landa Lima Kawasan Gunung di Jawa Timur, Api Belum Padam
Karhutla melanda lima kawasan gunung di Jawa Timur sejak 16 Oktober 2026. Tim gabungan melakukan pemadaman manual dan pemantauan titik api.
Puing-puing pesawat Lion Air yang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). /Suara.com-Walda
Harianjogja.com, JAKARTA- Kondisi ombak di perairan Karawang, Jawa Barat cukup mengganggu evakuasi korban pesawat jatuh Lion air JT 610.
Selain menemukan barang bawaan penumpang pesawat Lion Air JT-610, petugas gabungan dari unsur TNI, Polri dan Basarnas turut menemukan potongan tubuh korban jatuhnya pesawat di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Potongan tubuh dan barang bawaan penumpang Lion Air itu ditemukan saat proses evakuasi dilaksanakan, Senin (29/10/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.
"Tadi banyak kelihatannya jam 10, dari mulai potongan badan sampai barang barang bawaan penumpang," kata anggota Ditpolair Polri Brigadir Suwandi, Senin.
Namun, Suwandi menyampaikan, jika barang bawaan dan potongan tubuh korban cepat menghilang karena terjangan ombak yang cukup kencang.
"Kalau sekarang sudah agak susah. Karena ombak sudah mulai memecah dan puing puing makin memencar," kata dia.
Hingga saat ini, tim gabungang Polri, Basarnas dan TNI Angkatan Laut masih melakuka proses evakuasi untuk mencari puing-puing dan jenazah yang tersisa.
Diketahui, pesawat Lion Air JT-610 lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada pukul 6.20 WIB. Namun, pesawat itu dilaporkan hilang kontak dan terakhir terjatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, pagi tadi.
Pesawat tujuan ke Pangkal Pinang itu membawa 189 orang termasuk dua pilot dan enam pramugari . Pesawat pun sempat meminta kembali ke Bandara Soekarno Hatta sebelum akhirnya hilang kontak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Karhutla melanda lima kawasan gunung di Jawa Timur sejak 16 Oktober 2026. Tim gabungan melakukan pemadaman manual dan pemantauan titik api.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC setelah Stefan Ashkovski mendapat kartu merah. Pieter Huistra menilai insiden itu mengubah dinamika pertandingan.
Kelurahan Cokrodiningratan mengajak 60 KK mengolah sampah organik lewat budi daya manggot yang menghasilkan 50–70 kg setiap dua minggu.
DPRD DIY menyempurnakan Raperda Penanggulangan Bencana sesuai masukan Kemendagri untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan daerah.
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.
Jumlah pedagang di 32 pasar rakyat Sleman turun 297 orang. Disperindag menyebut faktor usia, kesehatan, regenerasi, dan tekanan ekonomi.