Advertisement
Tinggal di Pengungsian, Bocah Korban Gempa Palu Diperkosa 3 Pemuda
Warga mengambil sisa-sisa bangunan yang masih bisa digunakan di lokasi terdampak pergerakan atau pencairan tanah (likuifaksi) di Balaroa Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (14/10/2018). - ANTARA FOTO/Yusran Uccang
Advertisement
Harianjogja.com, MAKASSAR- Nasib hanas dialami bocah berinisial SH yang merupakan salah satu korban gempa dan tsunami Donggala-Palu, Sulawesi Tengah. Bocah itu dicabuli dan diperkosa tiga pemuda saat mengungsi di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan.
Kapolsek Biringkanaya Komisaris Nugraha Pamungkas dalam keterangannya mengatakan, SH yang masih berusia 7 tahun dirudapaksa tiga pemuda di samping Perumahan BTN BPS 1, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Selasa (16/10/2018) sekitar pukul 14.00 WITA.
Advertisement
“Baru satu pelaku yang ditangkap, yakni IN berusia 14 tahun. Dua pelaku lainnya masih kami kejar,” kata Nugraha.
Berdasarkan keterangan IN, ia dan kedua rekannya melihat SH tengah bermain sendiri. A (14), pelaku lain yang masih buron, lantas mendekati serta membekap mulut SH.
BACA JUGA
Mereka lantas menarik SH ke kebun kosong untuk dirudapaksa sebanyak dua kali. Setelahnya, mereka mengembalikan SH yang lemas ke depan penampungan.
“Saat itulah, korban berteriak kesakitan. Setelah korban bercerita, warga segera mengejar pelaku dan menangkap IN. Warga lantas membawa pelaku dan korban ke Polrestabes Makassar,” jelasnya.
Ia menuturkan, kasus ini telah ditangani penyidik Polrestabes Makassar. “Sementara kami mengejar dua pelaku yang belum tertangkap,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Motif Ekonomi, Pelaku Pencurian Anjing di Sleman Minta Maaf
Advertisement
10 Destinasi Terfavorit di Sleman Selama Libur Nataru, Ini Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Bireuen Bangun 1.000 Huntap Korban Banjir dan Longsor
- Faktor Pergerakan Wisatawan di Sleman saat Nataru, Lava Tour Favorit
- Operasi AS di Venezuela: 75 Orang Tewas Saat Tangkap Maduro
- Libur Nataru, 13.111 WNA Pilih Kereta Api di Jogja
- Profil Lucao, Nilai Pasar Rp3,4 M Perkuat Lini Belakang PSS
- Kemenhut Tegaskan Tak Ada Penggeledahan oleh Kejagung
- Pemkab Sleman Luncurkan e-Kalurahan, Awasi Transaksi Desa
Advertisement
Advertisement



