Advertisement
Indonesia Kekurangan Pilot Helikopter
Helikopter jenis MBB Bo 105 milik BNPB mendarat di Lapangan Kledung Temanggung, Kamis (13/9/2018). - Antara Foto/Foto: Heru Suyitno
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Kebutuhan akan pilot helikopter di Indonesia masih belum terpenuhi. PT Whitesky Aviation, perusahaan yang bergerak di sektor jasa helikopter, berencana membuka sekolah heli.
Chief Executive Officer (CEO) WhiteSky Aviation, Denon Prawiraatmadja mengatakan, kebutuhan akan jumlah pilot heli di dalam negeri masih sangat besar, sedangkan potensinya terus bertumbuh.
Advertisement
“Kita ancang-ancang ke sana, mempersiapkan sekolah heli dalam bentuk flying school. Saya sudah siapkan heli dan joystick-nya,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (29/9/2018).
Menurut dia, potensi akan kebutuhan pilot heli di dalam negeri sangat besar dan belum tergarap maksimal. Adapun, pilot heli yang ada di dalam negeri masih didominasi kalangan militer ataupun eks militer. Dia juga menjelaskan bahwa kebutuhan pilot heli rata-rata pertahun tidak bisa diprediksi.
BACA JUGA
Sebab, harus disesuaikan dengan jumlah unit armada. Namun, jika melihat potensinya, sektor helikopter lebih memungkinkan berkembang karena banyak bidang yang bisa digarap.
“Misalnya di sektor medical check up, kebencanaan, minyak dan gas, pemetaan wilayah, korporasi, serta urban heli untuk kebutuhan private, seperti wisata heli dan sebagainya,” ungkapnya.
Di Indonesia jumlah heli yang beroperasi masih sedikit jika dibandingkan dengan negara-negara, seperti Australia dan Brasil yang memiliki keayaan migas.
“Di Australia itu ada 2.000 helikopter yang beroperasi, begitu pula Brasil. Sementara di Jawa ada 30, kalau keseluruhan Indonesia baru sekitar 200,” ungkapnya.
Terpisah, Managing Director Airfast Indonesia Arif ibowo mengatakan, ada pilot helikopter dengan kualifikasi bisa terbang high altitude, vertical reference, dan long line.
Di Indonesia masih sangat minim pilot helikopter dengan kualifikasi tersebut. Belum lagi para teknisi dan load master yang kualifikasinya tinggi. Pendidikan pilot helikopter di Indonesia, kata dia, sangat sedikit, hanya ada di STPI Curug dan Genesa Flight Academy.
Namun, beberapa maskapai yang mengoperasikan helikopter pun masih mendidik calon pilot yang dibutuhkannya di luar negeri. Apalagi jika harus sampai kualifikasi tinggi. Saat ini, untuk tugas tersebut masih dipegang oleh pilot-pilot asing dan kalangan militer dan eks militer.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
Advertisement
Sinergi TNI-Warga Srimulyo Bantul Sukses Bangun Jalan 541 Meter
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KPK Ungkap Alasan Baru Tahan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Kasus Haji
- Kereta Cepat Whoosh Normal 62 Perjalanan per Hari Mulai 14 Maret 2026
- Film Na Willa Tayang Perdana di 22 Kota, Tiket Nonton Duluan Sold Out
- Gusti Putri Dorong Solidaritas Perempuan DIY Lewat Agenda Mbok Mlayu
- Mudik Kulonprogo 2026: BPBD Ingatkan Jalur Longsor dan Cuaca Ekstrem
- Stok BBM dan LPG di Kilang Balongan Aman Jelang Idulfitri 2026
- Melodia Ingin Jadi Rumah Kedua Musisi Jogja
Advertisement
Advertisement








