Advertisement
Ikut Tes CPNS, Jangan Coba-Coba Pakai Jimat
Peserta ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) mnengerjakan soal menggunakan metode computer Assisted Test (CAT) di Graha Soloraya kantor Bakorwil II Gladak, Solo, Kamis (16/10). - Solopos/Ardiansyah Indra Kumala
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Perekrutan CPNS 2018 dikhawatirkan banyak pihak terjadi kecurangan. Pemerintah ternyata sudah mengantisipasinya.
Badan Kepegawaian Negara atau BKN memastikan tidak ada kecurangan yang mewarnai penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2018. Bahkan, Pemerintah Daerah (Pemda) setempat pun akan dilibatkan untuk mengawasi para pelamar yang menggunakan jimat dalam proses seleksi.
Advertisement
Kepala Biro Hubungan Kemasyarakatan BKN Mohammad Ridwan mengatakan potensi kecurangan di tingkat daerah memang cukup besar. Namun potensi kecurangan itu telah diantisipasi dengan baik. Sehingga tidak akan terjadi lagi kecurangan seperti yang dikhawatirkan.
"Teman daerah sudah menyatakan komitmennya 'Pak kami nanti akan menjaga di ring ketiga saja ketika pemeriksaan fisik kita akan memastikan tidak ada yang pakai jimat dan sebagainya'," kata Ridwan saat ditemui di Gedung BKN, Jakarta Timur, Rabu (19/9/2018).
BACA JUGA
Pemda setempat diminta untuk terlibat langsung dalam menjaga situasi penerimaan CPNS agar tetap kondusif. Pasalnya, Pemda setempat lah yang mengetahui secara pasti budaya di daerah itu.
Terlebih, pada 2018 ini BKN juga sudah menerapkan Computer Assisted Test (CAT) pada Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di tingkat daerah. Sehingga potensi kecurangan tidak ada lagi.
"Sesuai Permen PAN-RB Nomor 3 Tahun 2018, SKB harus pakai CAT terutama untuk di daerah. Sekarang sudah tidak ada lagi tempat untuk curang," tutupnya.
Untuk informasi, BKN telah membuka situs resminya https://sscn.bkn.go.id untuk publik pada Rabu (19/9/2018) pukul 13.00 WIB. Meskipun telah dibuka, para pelamar belum bisa mendaftarkan diri secara online. Untuk sementara situs itu hanya memuat informasi formasi dan persyaratan CPNS, sementara untuk pendaftaran online baru bisa dilakukan paling cepat pada 26 September mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
Advertisement
Advertisement








