Pemerintah Anggarkan Rp639,6 Triliun untuk 43 Program Bansos
Pemerintah mengalokasikan Rp639,6 triliun untuk 43 program perlindungan sosial pada 2026. Sebanyak 33,1 juta keluarga menerima bantuan.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di kediamanya Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin(30/7).Pertemuan ini adalah lanjutan dari pertemuan di kediaman SBY di Kuningan, Jakarta, pada Selasa (24/7) malam./Suara.com-Oke Dwi Atmaja
Harianjogja.com, JAKARTA-Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno diyakini dapat memenangkan pemilu presiden 2019. Optimisme itu diungkapkan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan.
"Pemilu presiden 2019 situasinya berbeda dengan pemilu presiden 2014, meskipun capres yang berkompetisi tetap sama, yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto," kata Syarif Hasan pada diskusi "Dua Kaki Demokrat, Ganggu Koalisi Parpol?" di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Kamis (13/9/2018).
Menurut Syarif, pada pemilu presiden 2019, Joko Widodo menjadi capres dalam kondisi bersih. Ibarat ibarat membawa kertas putih yang polos. Sedangkan Prabowo Subinato menjadi capres, ibarat membawa kertas yang sudah ada coretan-coretan.
Pada pemilu presiden 2014, kata dia, Joko Widodo yang berpasangan dengan Jusuf Kalla, tampil sebagai pemenang. Namun, pada pemilu 2019, menurut dia, situasinya sudah berbeda, meskipun capresnya tetap sama.
Dalam pandangan Syarif, pada pemilu 2019, Joko Widodo menjadi capres, dengan membawa kertas yang tidak putih lagi tapi sudah ada coretan-coretan, selama menjadi presiden. "Coretan-coretan tersebut, tergantung siapa yang memandang, sehingga ada yang memandang positif tapi juga ada yang memandang negatif," katanya.
Anggota Komisi I DPR RI menambahkan, kondisi nilai tukar rupiah yang saat ini melemah akan menurunkan elektabilitas Joko Widodo pada pemilu presiden 2019. "Nilai tukar rupiah masih akan terus melemah hingga akhir tahun, sehingga elektabilitas Jokowi akan menurun," katanya.
Sementara itu, kata dia, Prabowo Subianto coretan-coretannya sudah lama dan masyarakat saat ini sudah melupakannya. "Karena itu, saya optimistis pada pemilu 2019 dapat terjadi perubahan kepemimpinan nasional," katanya.
Kalau Pasangan Prabowo-Sandi memenangkan pemilu presiden 2019, menurut dia, Partai Demokrat sebagai anggota koalisi akan mengawal jalannya pemerintahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah mengalokasikan Rp639,6 triliun untuk 43 program perlindungan sosial pada 2026. Sebanyak 33,1 juta keluarga menerima bantuan.
Bayer Leverkusen menang 2-0 atas OFI Crete di Liga Europa. Jonas Hofmann mencetak dua gol dan membawa timnya meraih sembilan poin.
Juventus bermain imbang 2-2 melawan Rennes di Liga Europa. Gol Jhon Lucumi pada menit ke-88 dianulir VAR karena offside.
Jadwal SIM Gunungkidul 23 Oktober 2026, cek lokasi SIM Station Dhaksinarga, jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Polda DIY Jumat 16 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi SIM Keliling, SIM Corner, SKUKP, dan syarat perpanjangan SIM.
BMKG memprakirakan cuaca DIY Jumat, 23 Oktober 2026, berawan di lima wilayah dengan suhu 23–32 derajat Celsius.