12 Orang Tewas akibat Kebakaran di Sejumlah Wilayah Aljazair

Newswire
Newswire Kamis, 27 Agustus 2026 17:47 WIB
12 Orang Tewas akibat Kebakaran di Sejumlah Wilayah Aljazair

Foto ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. - Magnific

Harianjogja.com, ALJIR— Kebakaran yang melanda sejumlah provinsi di Aljazair menewaskan 12 orang hingga Kamis (27/8). Menteri Dalam Negeri Aljazair Said Sayoud mengatakan korban tersebar di Provinsi Jijel, Tizi Ouzou, dan Bejaia.

"Sebanyak 12 kematian tercatat di seluruh negeri. Lima orang di Provinsi Jijel, tiga orang di Tizi Ouzou, dan empat orang di Bejaia," kata Sayoud kepada wartawan saat melakukan kunjungan ke Provinsi Bejaia.

Kebakaran tersebut terjadi di berbagai wilayah negara itu. Di tengah upaya penanganan, kondisi cuaca yang tidak stabil dan angin kencang menjadi salah satu kendala dalam penggunaan pesawat pemadam kebakaran secara efektif.

Lebih dari 70 Persen Kebakaran Berhasil Dikendalikan

Sayoud mengatakan lebih dari 70 persen kebakaran telah berhasil dikendalikan. Meski demikian, upaya pemadaman masih dilakukan terhadap titik-titik api yang tersisa.

Sementara itu, Badan Pertahanan Sipil Aljazair melaporkan 118 dari 182 kebakaran yang terjadi di berbagai wilayah negara tersebut telah berhasil dipadamkan.

Seluruh sumber daya manusia dan peralatan yang tersedia dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Upaya pemadaman terus dilakukan terhadap kebakaran yang belum sepenuhnya berhasil dikendalikan.

Enam Orang Tewas pada Juli

Kebakaran terbaru ini menambah catatan korban akibat kebakaran hutan di Aljazair. Menurut Kementerian Dalam Negeri Aljazair, pada Juli lalu sebanyak enam orang tewas akibat kebakaran hutan yang melanda sejumlah wilayah di negara tersebut.

Dengan kondisi kebakaran yang masih ditangani di sejumlah titik, upaya pemadaman terus berlangsung di berbagai wilayah Aljazair.

Pasukan pertahanan sipil Aljazair telah mencatat sejumlah besar kebakaran hutan hebat. Pada tanggal 26 Agustus saja, pihak berwenang mencatat total 154 kebakaran di seluruh negeri, dengan provinsi Bejaia menjadi pusatnya dengan 36 kebakaran, 18 di antaranya berhasil dikendalikan.

Di wilayah lain di Aljazair timur, provinsi Skikda mencatat 7 kebakaran; provinsi El Tarf dan Jijel masing-masing mencatat 5 kebakaran; dan provinsi Annaba memiliki 4 kebakaran.

Salah satu kebakaran aktif terbesar adalah kebakaran hutan di dekat Berrahal, yang meletus pada tanggal 26 Agustus. Dalam waktu kurang dari sehari, api telah menghanguskan sekitar 3.330 hektar hutan. Satelit dari Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA) telah mendeteksi lebih dari 130 anomali suhu yang terkonsentrasi di sekitar area tersebut, yang mencerminkan penyebaran api yang sangat cepat.

Kondisi cuaca saat ini di Berrahal sangat tidak menguntungkan untuk upaya pemadaman kebakaran, dengan suhu mencapai sekitar 33 derajat Celcius, kelembapan rendah sebesar 24%, dan angin kencang sekitar 10 km/jam (kadang-kadang berembus hingga 31 km/jam), sementara tidak ada hujan yang diperkirakan akan turun.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online