China Protes Keras, Alibaba hingga BYD Masuk Daftar Hitam Militer AS
China mengecam keputusan AS memasukkan Alibaba, BYD, dan Baidu ke daftar perusahaan yang dianggap mendukung militer China.
Ilustrasi petugas memindahkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di salah satu SPBU yang ada di Jakarta, beberapa waktu lalu./Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat
Harianjogja.com, WAMENA-Bupati Jayawijaya John Wempi Wetipo segera menelusuri mafia minyak yang menyebabkan sejumlah kuota BBM di sana hilang dari peredaran.
Bupati John Wempi Wetipo saat di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Minggu (9/9/2018), mengatakan berdasarkan informasi yang diterima dari pihak kementerian terkait, jumlah BBM yang dialokasikan untuk Jayawijaya sangat cukup atau sesuai dengan prediksi pemerintah kabupaen untuk kebutuhan masyarakat.
Walau tidak menyebutkan secara pasti kuota BBM yang selama ini dialokasikan dan jumlah yang hilang dari peredaran, tetapi dia memastikan ada separuh jatah BBM yang raib.
"Pertanyaannya apakah Pertamina yang kurangi atau jatuhnya ke mana? Ini yang jadi pertanyaan. Perbedaan data kuota yang disampaikan [kementerian] lebih besar, tetapi kenyataan yang (Pemerintah Jayawijaya) diterima kecil sehingga itu yang ingin kita cari tahu persoalannya. Kira-kira hilangnya dimana," katanya.
Bupati menduga ada oknum-oknum yang mengendalikan permainan itu. Walau pemerintah sudah melakukan pengawasan namun tetap saja kuota yang diterima tidak sesuai dengan yang disampaikan kementerian terkait.
"Saya lihat banyak permainan juga. Siapa yang lakukan saya juga tidak tahu. Pengawasan sudah dilakukan tetapi kenapa masih bisa bocor," katanya.
Akibat hilangnya separuh kuota BBM untuk Jayawijaya, kebutuhan untuk konsumen di sana masih kurang sehingga pemkab memberlakukan sistem kupon bagi pengendara yang hendak membeli BBM.
"Kita tahu BBM itu alokasinya sekian, ternyata yang diterima lebih kurang dari pada yang sudah ada. Berapa banyak yang hilang kita belum tahu dan kita akan hitung lagi," katanya.
Bupati mengatakan dalam waktu dekat akan memanggil APMS di wilayah itu untuk membahas masalah BBM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
China mengecam keputusan AS memasukkan Alibaba, BYD, dan Baidu ke daftar perusahaan yang dianggap mendukung militer China.
Sistem bansos digital 2026 mampu cek aset, gaji, dan listrik warga secara real-time, hasil langsung keluar dengan alasan transparan.
DIY meluncurkan Sikomhati.id untuk mencegah bullying dan cyberbullying di sekolah melalui literasi digital dan komunikasi hati.
Jadwal lengkap Piala Dunia 2026 pekan pertama, mulai Meksiko vs Afrika Selatan hingga big match Inggris vs Kroasia.
Makan malam lebih awal bantu turunkan kolesterol dan jaga jantung. Ini waktu ideal menurut ahli gizi.
Ayabi Buket di Jogja tetap laris meski harga bahan naik 3 kali lipat, strategi digital jadi kunci peningkatan penjualan.