Advertisement
Mensesneg Ungkap Isi Pertemuan Jokowi dan Prabowo di Kertangera
Foto ilustrasi. Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo makan malam bersama di Angkringan Omah Semar, Solo, Jawa Tengah, 3 November 2024. ANTARA - Aris Wasita
Advertisement
Harianjogjacom, JAKARTA - Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Ke-7 Joko Widodo di kediaman pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta, Sabtu (4/10), membahas diantaranya persoalan kebangsaan. Demikian diungkapkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang juga Juru Bicara Presiden RI.
Pras, begitu sapaan populer Prasetyo, menjelaskan pertemuan itu berlangsung selama 2 jam lebih.
Advertisement
"Yang pertama memang silaturahmi diantara dua pemimpin, Presiden Ke-7 dan Presiden Ke-8. Kalau Pak Prabowo berkesempatan ke Jawa Tengah, Beliau yang sowan atau mampir (ke kediaman Jokowi). Kebetulan Pak Presiden Ke-7, Pak Jokowi ada di Jakarta, sudah janjian ketemu waktunya makan siang," kata Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Minggu, selepas acara peringatan HUT Ke-80 TNI.
Dalam kesempatan yang sama, Pras menyampaikan Jokowi memberi beberapa masukan kepada Prabowo, tetapi Pras tidak dapat mengungkap lebih lanjut seperti apa masukan-masukan tersebut.
BACA JUGA
"Tentu banyak hal yang dipercakapkan mengenai masalah-masalah kebangsaan, termasuk memberikan masukan kedepan sebaiknya seperti apa untuk beberapa hal. Kurang lebih 2 jam pertemuan di antara dua pemimpin," kata Mensesneg Prasetyo Hadi.
Presiden Prabowo di kediaman pribadinya menerima kedatangan Presiden Ke-7 Jokowi. Dalam pertemuan itu, keduanya makan siang bersama, dan lanjut bertemu empat mata. Pertemuan itu berlangsung pada Sabtu pukul 13.00 WIB.
Selepas menemui Jokowi, Presiden Prabowo lanjut bertemu dengan sejumlah tokoh bangsa. Dalam pertemuan dengan sejumlah tokoh bangsa di Kertanegara itu, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Terkait pertemuan antara Prabowo dan Jokowi, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyambut baik pertemuan tersebut.
"Bagus kan kalau Presiden dengan mantan presiden bertemu, pemimpin guyub," kata Luhut menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Minggu.
Meskipun Luhut tak mengetahui isi pertemuan antara Prabowo dan Jokowi, Luhut yakin isinya pasti positif.
"Saya pikir, mereka berdua kan pemimpin. Pemimpin dan mantan pemimpin. Itu ada yang mereka bicarakan. Jadi kita doakan semua kompak," kata Luhut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
Advertisement
Advertisement





