Barantin Kerahkan Satgas 24 Jam Awasi Hewan Kurban
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Ilustrasi Kantor Pos./Harian Jogja-Rheisnayu Cyntara
Harianjogja.com, JAKARTA-PT Pos Indonesia (Persero) sejak diluncurkannya program Pos Peduli Gempa Pulau Lombok tanggal 8 Agustus 2018, telah menerima lebih dari 3.000 ton kiriman.
"Ledakan ini tentu tidak mudah untuk dipikul oleh Pos Indonesia sendirian. Berbagai upaya dan kolaborasi dengan berbagai lembaga seperti TNI, Polri, BNPB termasuk dengan BUMN lainnya terus dilakukan untuk mempercepat proses penyaluran barang," kata Sekretaris Perusahaan PT Pos Indonesia (Persero), Cahyat Rohyana, Senin (3/9/2018).
Saat ini masih terjadi penumpukan kiriman di Kantor Pos Mataram karena selain kiriman yang akan disalurkan melalui BPBD Provinsi NTB, terdapat banyak kiriman yang beralamatkan Posko Relawan dan pribadi, sehingga cukup menyulitkan petugas dalam pemprosesan kiriman bantuan.
Diharapkan, kata dia, dalam 2 hari ke depan, Kantor Pos Mataram sudah kembali dapat memproses kiriman reguler.
Pada 17 Agustus 2018, Pos Indonesia sudah merilis pengumuman tentang penanganan kiriman bantuan di Pulau Lombok, yakni, untuk kiriman dengan alamat Posko Peduli Gempa cq Kantor Pos Mataram atau Kantor Pos Selong akan diserahkan ke BPBD Provinsi NTB.
Selanjutnya, untuk kiriman yang sudah terlanjur menggunakan alamat pribadi dan disertai dengan nomor telepon, maka penerima akan dihubungi untuk mengambil kiriman dimaksud ke kantor pos dengan menunjukkan identitas diri, Untuk kiriman yang alamatnya tidak sesuai dengan di atas, akan diupayakan penyerahannya semaksimal mungkin disesuaikan dengan kondisi lapangan yang ada, katanya.
Dikatakan, Pos Indonesia berkomitmen untuk terus menyalurkan kiriman bantuan sampai tuntas. Bagi masyarakat yang barang bantuannya belum tersalurkan dengan cepat dimohon kesabarannya. "Semoga dalam waktu dekat semua barang sudah akan tersalurkan dengan baik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.
Manuel Neuer comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026. Ini daftar skuad lengkap pilihan Nagelsmann.
Polda Jateng bongkar koperasi ilegal BLN. Dana Rp4,6 triliun, 41 ribu korban, dua tersangka ditetapkan.
JFF 2026 hadir di Jogja, padukan edukasi finansial, konser musik, dan lari amal untuk generasi muda.
Kasus TBC di Kulonprogo meningkat. Dinkes dan PDPI gelar cek kesehatan gratis untuk deteksi dini.