Advertisement
Perekaman Data KTP Elektronik di Jawa Tengah Dipercepat
Ilustrasi e-KTP. - Solopos/M. Ferri Setiawan
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupaya mempercepat perekaman data dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di 35 kabupaten/ kota.
"Upaya yang kami lakukan adalah mengeluarkan surat edaran percepatan rekam data e-KTP pada seluruh pemerintah kabupaten/ kota," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Tengah, Sudaryanto di Semarang, Minggu (29/7/2018).
Advertisement
Ia menjelaskan, bahwa pada surat edaran tersebut, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di 35 kabupaten/ kota diminta melakukan percepatan dan melaporkan data terakhir perekaman dan pencetakan e-KTP per akhir Agustus.
Melalui surat edaran yang telah dikirim ke masing-masing dinas di kabupaten/kota pada pekan keempat Juli 2018 tersebut, diharapkan dapat diketahui progres perekaman data masyarakat yang telah dan belum melakukan rekam data e-KTP, termasuk yang telah menerima fisik e-KTP.
Menurut dia, data tersebut menjadi salah satu dasar perbaikan data pemilih untuk Pilpres, Pemilihan DPD RI, Pemilihan DPR RI, DPRD provinsi/ kabupaten/ kota pada 2019.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini masih ada 142.000 warga Jateng yang belum melakukan perekaman e-KTP.
Pihaknya mengakui kesulitan karena kebanyakan warga yang belum melakukan perekaman tersebut itu sedang bekerja atau sekolah di luar daerah atau luar pulau.
Ia mengimbau masyarakat tidak menyepelekan perekaman data e-KTP karena hal tersebut bermanfaat bagi dirinya sendiri.
"Perekaman data e-KTP bukan untuk kepentingan pemilu semata, tapi untuk diri mereka sendiri, apalagi sekarang 'ngurus' apa-apa sekarang harus e-KTP, jangan karena sekarang tidak butuh terus acuh-tak acuh," katanya.
Terkait dengan keterbatasan blangko pembuatan e-KTP, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negerii agar jangan sampai kosong.
Sebagai upaya percepatan, kata dia, pemerintah kabupaten/kota diminta terus melakukan upaya jemput bola ke masyarakat dengan membuka gerai perekaman dan pencetakan e-KTP saat ada kegiatan-kegiatan yang melibatkan massa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- YouTuber Korea Klaim Dirinya Yesus, Raup Donasi Rp587 Miliar
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
- Kasus Perdagangan Bayi Lintas Daerah, Harga Tembus Rp80 Juta
- Sekjen Kemenaker Diperiksa KPK soal Kasus Sertifikat K3
- Sindikat SMS e-Tilang Palsu Dibongkar, WNA China Kendalikan Operasi
Advertisement
Puluhan Orang Tertipu Miliaran Rupiah di Investasi Villa dan Kos-kosan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Polda Jateng Bongkar Sindikat Motor Tanpa Dokumen, Sita 86 Kendaraan
- Sekjen Kemenaker Diperiksa KPK soal Kasus Sertifikat K3
- Astra Honda: Indonesia Pasar Motor Terbesar Ketiga Dunia
- Prajurit TNI Gugur Diserang KKB Saat Monitoring di Nabire
- Musala Ngepohsari Bantul Roboh Tergerus Erosi Sungai Oya
- Korban Banjir dan Longsor di Minas Gerais Brasil Jadi 30 Jiwa
- BGN Larang Mobil Operasional MBG Dipakai Belanja ke Pasar
Advertisement
Advertisement








