Advertisement
Waspada, Gelombang Setinggi 2-3 Meter Berpotensi Terjadi di NTT
Ilustrasi gelombang di pantai. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, KUPANG-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi gelombang setinggi 2-3 meter berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari ke depan.
Potensi gelombang setinggi 3 meter terjadi di tiga wilayah perairan yang ada di NTT yakni di Samudera Hindia Selatan NTT, Perairan Selatan Kuoang sampai Pulau Rote, dan Laut Timor Selatan NTT.
Advertisement
Demikian informasi perkembangan cuaca di wilayah perairan NTT yang disampaikan BMKG melalui group WhatsApp di Kupang, Senin (9/7/2018).
BMKG juga memberikan peringatan agar masyarakat mewaspadai adanya potensi gelombang setinggi 2,5 meter di Selat Sumba dan Laut Sawu dan Perairan Selatan Pulau Sumba. Sementara potensi gelombang setinggi 2,0 meter terjadi di Selat Sape dan Selat Wetar.
BACA JUGA
Potensi gelombang setinggi 2,5 meter di Selat Sumba, Laut Sawu dan Perairan selatan Pulau Sumba dan gelombang setinggi 3,0 meter di Samudera Hindia Selatan NTT, Perairan Selatan Kupang-Pulau Rote dan Laut Timor Selatan NTT.
Menurut prediksi yang dilakukan BMKG, di wilayah stasiun maritim Kupang, umumnya angin bertiup dari arah Timur sampai Tenggara dengan kecepatan 2-6 skala Beaufort.
Karena itu, masyarakat terutama nelayan dan kapal-kapal kecil harus waspada.
Potensi gelombang ini bisa mencapai dua kali lipat dari prakiraan BMKG.
Perkiraan adanya potensi gelombang ini berlaku mulai Minggu (8/7/2018) pada pukul 20:00 Wita sampai dengan Senin (9/7/2018) pukul 08:000 Wita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi-Mantingan, Truk Tabrak Bus Mira
- BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Percepatan Layanan, Ini Daftarnya
- Korut Kecam Jepang soal Denuklirisasi, Ketegangan Meningkat
- Dapur MBG di Ngawi Meledak Timbulkan Luka Bakar, Diselidiki Labfor
- Pelecehan Seksual di FHUI Jadi Alarm Serius, Simak Kronologinya
Advertisement
Jadwal KRL Solo-Jogja 16 April 2026, Cek Jam Berangkat Terbaru
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Mobil Terjun ke Ceruk Enam Meter di Kalasan Sleman Saat Hujan
- FEB UI Masuk Empat Besar Dunia Sekolah Ekonomi Islam
- Kebakaran BYD di China Picu Kekhawatiran, Ini Risiko EV
- BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Percepatan Layanan, Ini Daftarnya
- Korut Kecam Jepang soal Denuklirisasi, Ketegangan Meningkat
- Terjadi Lagi Keracunan Makanan di Sekolah Bantul, Korban 80 Siswa
- Top Ten News Harianjogja.com, Rabu 15 April 2026, Penerapan WFH
Advertisement
Advertisement








