Kota di Timur Tengah Ini Kerahkan Polwan Pakai Hotpants untuk Mengatur Lalu Lintas

Polwan
28 Juni 2018 18:45 WIB Nugroho Nurcahyo News Share :

Harianjogja.com, BROUMMANA-Polisi wanita usia muda, atraktif mengenakan hotpants hitam dan baret merah mengatur lalu-lintas kota, menjadi pemandangan baru yang ditawarkan Broummana, sebuah kota wisata di Libanon.

Pemandangan di jalan-jalan kota yang terletak di negara Timur Tengah wilayah mediterania itu merupakan bagian dari kebijakan Wali Kota demi menarik lebih banyak turis mancanegara datang ke kotanya.

“Sembilan puluh sembilan persen turis di wilayah Mediterania mengenakan celana pendek," kata Wali Kota Broummana Pierre Achkar dikutip oleh Russia Today dari agen kontributor video mereka, Ruptly, Senin (25/6/2018).

Dia berharap, polwan pengatur lalu lintas yang terdiri dari wanita pilihan itu, bakal membuat kota tersebut lebih menarik bagi turis dan memunculkan kesan positif negaranya yang berbatasan dengan Suriah itu.

"Kami di Libanon ingin mengubah gambaran tentang Libanon selama ini yang kaku dan suram di mata Barat," ujar Achkar.

Tidak semua warga Libanon setuju dengan pandangan dan kebijakan sang Wali Kota. Beberapa warga mengkritiknya di media sosial dan berpendapat kebijakan memancing wisatawan dengan wanita pengatur lalu lintas yang atraktif adalah langkah keliru. Lainnya mempertanyakan, kenapa seragam polisi pengatur lalu lintas pria tidak ikut diubah juga.

Meskipun muncul reaksi beragam atas kebijakan itu, salah satu polwan yang baru direkrut untuk program itu, Samata Saad, mengaku menikmati pekerjaan itu.

"Kami bergabung dengan sukarela untuk pekerjaan ini dan kami menerimanya dengan antusias dan kami masih berharap ini akan kembali digelar setiap musim panas," katanya.

Sumber : Russia Today