Advertisement

Cara UGM, UNY, & UIN Tangkal Terorisme Masuk Kampus

Sunartono
Selasa, 05 Juni 2018 - 15:25 WIB
Budi Cahyana
Cara UGM, UNY, & UIN Tangkal Terorisme Masuk Kampus Terdakwa kasus dugaan teror bom Thamrin Aman Abdurrahman alias Oman Rochman (tengah) menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (18/5/2018). - Suara.com

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di DIY mengambil alih masjid kampus dan memperketat pengawasan terhadap penggunaan sekretariat unit kegiatan mahasiswa (UKM) untuk menangkal radikalisme dan potensi terorisme.

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yudian Wahyudi menyarankan seluruh kampus di Indonesia harus mengambil pelajaran dari terbongkarnya jaringan teror yang menggunakan fasilitas di dalam Kampus Universitas Riau (Unri) untuk membuat bom.

Advertisement

UKM tak boleh dipakai sembarangan dan perlu diawasi secara ketat. Di UIN Sunan Kalijaga sudah ada larangan mahasiswa bermalam di Student Center (SC). Namun, kata Yudian,masih banyak mahasiswa yang nekat menginap dengan beragam alasan.

Kasus di Unri akan dijadikan momentum bagi Yudian untuk membuat aturan pengawasan yang lebih ketat agar tidak ada mahasiswa tinggal hingga larut malam di SC.

Dalam waktu dekat ini, Rektorat akan menggelar rapat melibatkan mahasiswa untuk membahas persoalan tersebut. “Secara prinsip mahasiswa tidak boleh tidur di kampus,” ujar dia, Senin (4/6/2018).

Rektor UNY Profesor Sutrisna Wibawa mengatakan jaringan yang memanfaatkan kampus Unri cukup mengagetkan.

“Ini juga menjadi pelajaran bagi kami untuk lebih hati-hati dan waspada, semoga tidak ada di UNY. Sekretariat mahasiswa UNY tidak boleh untuk menginap, semua unit kegiatan mahasiswa ada dosen pendampingnya,” ujar dia.

Kepala Bidang Humas dan Protokol UGM Iva Ariani mengatakan mahasiswa tidak diperbolehkan menginap di sekretariat UKM. Akan tetapi, pada kegiatan tertentu, misalnya penyambutan mahasiswa baru, panitia diperbolehkan menginap atas izin resmi dari Direktorat Kemahasiswaan.

UGM memiliki petugas pengamanan kampus yang berpatroli untuk menertibkan mahasiswa yang berada di sekretariat hingga larut malam.

“Sebelum ada kejadian di Riau, kami sudah mengatur secara ketat penggunaan sekretariat mahasiswa.”

Selain mengontrol UKM, baik UGM, UNY maupun UIN Sunan Kalijaga sudah mengambilalih pengelolaan masjid langsung di bawah rektor.

Di UGM, sebelumnya masjid kampus dikelola yayasan masjid kampus. Namun, sejak beberapa tahun terakhir, Rektor mengambil alih pengelolaan masjid kampus sehingga pengawasannya bisa lebih mudah.

“Takmir yang ditunjuk mendapat surat keputusan langsung dari Rektor,” kata Iva.

UIN Sunan Kalijaga menyeleksi secara ketat penceramah di masjid untuk mengantisipasi radikalisme. “Kami memberikan ruang kepada tokoh-tokoh Islam moderat, ada NU, Muhammadiyah dan dari tokoh HMI, tetapi untuk yang keras-keras tidak bisa,” kata Yudian.

Presiden Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Romli Mualim menyatakan radikalisme dan terorisme menjadi ancaman bangsa. Menurut dia, radikalisme muncul karena pemahaman Islam yang kurang mendalam.

“Ketika menyambut mahasiswa baru di bulan Agustus mendatang. Kami akan memastikan bahwa mahasiswa baru dengan latar belakang yang berbeda-beda tidak terjangkit radikalisme dan terorisme,” kata Romli.

Sabtu (2/6) Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap tiga terduga teroris di lingkungan kampus Universitas Riau (UNRI). Mereka yang merupakan alumni perguruan tersebut ditangkap di gelanggang universitas tersebut.

Densus 88 menemukan bom rakitan yang siap diledakan dari penggeledahan di tempat penangkapan itu. Selain itu ada beberapa serbuk yang diambil dari laboratorium untuk meracik bom tersebut. Dari pemeriksaan polisi, ketiga terduga teroris itu memilih lingkungan kampus karena dinilai aman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Long Weekend Paskah, Penumpang KA Daop 6 Jogja Capai 36 Ribu Orang

Long Weekend Paskah, Penumpang KA Daop 6 Jogja Capai 36 Ribu Orang

Jogja
| Sabtu, 04 April 2026, 11:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement