Pendaki Asal Bogor Meninggal Saat Turun dari Gunung Merbabu
Pendaki asal Bogor meninggal dunia usai merasa tidak enak badan saat mendaki Gunung Merbabu via Selo. Korban diduga mengalami serangan jantung.
Pengendara melintas di jalur Boyolali-Magelang berlatar belakang letusan freatik Gunung Merapi di Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (11/5/2018)./ANTARA-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, JAKARTA- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) selaku koordinator posko nasional ESDM menyatakan sebanyak 19 gunung berapi kini bertatus Waspada.
Ketua BPH Migas Fanshurullah Asa di Kantor BPH Migas, seperti dikutip Antara, Senin (4/6/2018) , terkait itu masyarakat diminta tetap tenang dan menunggu arahan pihak terkait untuk mengamankan.
Gunung tersebut adalah Marapi (Sumatra Barat), Kerinci (Jambi), Dempo (Bengkulu-Sumsel), Anak Krakatau (Lampung), Merapi (DIY-Jawa Tengah), Semeru (Jawa Timur), Bromo (Jawa Timur), Rinjani (NTB), Sangeang Api (NTB), Rokatenda (NTT), Lewotolok (NTT), Soputan (Sulawesi Utara), Lokon (Sulawesi Utara), Karangetang (Sulawesi Utara), Gamalama (Maluku Utara), Gamkonara (Maluku Utara), Ibu (Maluku Utara), Dukono (Maluku Utara), Banda Api (Maluku).
Secara khusus, ada monitoring secara berkesinambungan terhadap Gunung Sinabung di Sumatera Utara selama masa posko Idul Fitri 2018 dengan Tingkat kegiatan level IV (Awas).
Asap kawah Gunung Sinabung teramati berwarna putih. Badan Geologi terus mengirimkan Tim Tanggap Darurat ke Sinabung untuk memperkuat kegiatan pemantauan secara menerus 24 jam per hari, berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan setempat (BPBD, TNI, POLRI), maupun melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat setempat.
Kemudian, adanya monitoring secara berkesinambungan terhadap Gunung Agung di Bali selama masa posko Idul Fitri 2018 dengan Tingkat Kegiatan level III (Siaga).
Selama posko Nasional ESDM berlangsung, terdapat tiga kali terjadi gempa bumi (Maluku 1 kali, Maluku Utara 1 kali dan Sulawesi Utara 1 kali).
Periode 31 Mei sampai 3 Juni 2018 tercatat Gempa : 5,1 SR di 115 KM Timur Laut Maluku Tenggara; 5,1 SR di 66 KM Barat Laut Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara; 5,8 SR di Timur Laut Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Semua gempa yang terjadi tidak berpotensi atau mengakibatkan adanya gelombang Tsunami.
Terkait Hal Tersebut ESDM merekomendasikan masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD/BPBA. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
Masyarakat diimbau agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.
Terjadi juga gerakan tanah sebanyak 12 kejadian di beberapa wilayah Indonesia. Terhadap adanya gerakan tanah yang terjadi tersebut telah diterbitkan beberapa rekomendasi teknis untuk mengatasi masalah yang terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pendaki asal Bogor meninggal dunia usai merasa tidak enak badan saat mendaki Gunung Merbabu via Selo. Korban diduga mengalami serangan jantung.
Pakar UGM menjelaskan autoimun dipengaruhi genetik dan lingkungan. Stres, kelelahan, serta paparan matahari berlebih dapat memperparah kondisi.
KPK menduga Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini memakai Rp2,25 miliar hasil korupsi untuk membeli saham RS SSM dan masih mendalami aliran dananya.
Selamat pagi dari Harianjogja.com. Semangat mengawali hari dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Rabu 22 Juli 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 mencapai 87%. Ramp on dan ramp off ditargetkan selesai Agustus 2026.