Advertisement

Jelang Waisak, Walubi Gelar Pengobatan Gratis di Candi Borobudur

Newswire
Jum'at, 25 Mei 2018 - 19:17 WIB
Nina Atmasari
Jelang Waisak, Walubi Gelar Pengobatan Gratis di Candi Borobudur Wisatawan Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. - Harian Jogja/Nina Atmasari

Advertisement

Harianjogja.com, MAGELANG- Pengobatan gratis yang diselenggarakan Perwakilan Umat Buddha Indonesia di Taman Lumbini kompleks Taman Wisata Candi Borobudur Kebupaten Magelang, Jawa Tengah dipadati ribuan orang.

Ketua Umum Walubi S. Hartati Murdaya di Magelang, Jumat (25/5/2018), mengatakan bakti sosial pengobatan gratis ini berlangsung hingga Sabtu (26/5/2018) dengan melibatkan 180 dokter dan didukung tim paramedis.

Pengobatan gratis yang berlangsung selama dua hari tersebut ditargetkan diikuti sekitar 10.000 pasien.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Ia menyebutkan pengobatan gratis ini melibatkan, antara lain dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis gigi, dan bedah mulut, dokter spesiali penyakit dalam, dokter spesialis bedah, dokter spesialis mata, dokter spesialis THT, dan dokter spesialis anak.

"Kegiatan ini juga melibatkan ratusan relawan umat Buddha, Islam, Kristen, dan Katolik," katanya.

Direktur Jenderal Bimas Buddha Kementerian Agama Caliadi menyampaikan terima kasih kepada Walubi dan seluruh panitia bakti sosial yang telah melakukan kegiatan yang mulia yaitu menyelenggarakan karya bakti kesehatan pengobtan gratis untuk masyarakat Magelang dan sekitarnya.

Ia mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk rasa kepedulian Walubi yang tidak hanya aktif memberikan pembinaan di kalangan umat Buddha Indonesia tetapi juga peduli terhadap kesehatan masyarakat Indonesia.

Hal ini menunjukkan bahwa Walubi ikut membantu program pemerintah, yaitu gerakan Indonesia sehat.

"Berkenaan dengan kegiatan ini saya selaku Dirjen Bimas Buddha Kemanterian Agama mengajak Walubi terus menjaga kerukunan umat Buddha untuk kerukunan antarumat beragama," katanya.

Advertisement

Ia menuturkan salah satu upaya menjaga kerukunan antaraumat beragama yaitu melalui karya bakti kesehatan ini yang tidak memandang suku ras agama dan golongan dan inilah bentuk pengabdian kepada masyarakat yang patut dilakukan secara terus-menerus.

"Saya juga mengajak segenap pimpinan Walubi untuk terus melakukan koordinasi dan komunikasi dalam rangka membina umat Buddha Indonesia sehingga ke depan tercipta sinergi yang begitu kuat antara program pemerintah dan program Walubi. Semoga rangkaian karya bakti kesehatan pengobatan gratis dalam menyambut Hari Raya Waisak 2562 BE/2018 ini memberikan dampak positif bagi organisasi umat Buddha dan masyarakat Indonesia," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Siapkan Gelar Permainan Rakyat Jogja, KPOTI DIY Audiensi ke Kundho Kabudayan

Jogja
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 22:57 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement