Advertisement
Siswa di Kulonprogo Bakal Diajarkan Memanah di Sekolah
Advertisement
Olahraga tradisional memanah, Jemparingan, bakal jadi ekstrakurikuler di sekolah
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Pemkab Kulonprogo berencana memasukkan olahraga tradisional Jemparingan dalam kurikulum pendidikan karakter di sekolah. Hal itu diharapkan menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kelestarian budaya kemataraman sejak dini.
Advertisement
Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mengatakan, Pemkab Kulonprogo sedang mematangkan persiapan optimalisasi penerapan Peraturan Daerah No.18/2015 tentang Pendidikan Karakter di jenjang SD dan SMP sederajat mulai tahun 2018. Pihaknya menyusun peraturan bupati serta sejumlah modul sebagai pendukung. “Nanti ada ekstrakurikuler wajib kemataraman dalam kurikulum. Prakteknya misal bahasa Jawa, menulis aksara Jawa, dan akan kiita masukkan juga latihan Jemparingan,” ujar Hasto, Senin (23/10/2017).
Hasto mengakui pembuatan modul terkait materi pendidikan karakter kemataraman menjadi yang paling sulit. Hal itu karena model pendidikan karakter seperti itu belum ada di kabupaten lain sehingga tim mengalami beberapa kendala karena tidak memiliki banyak referensi.
Meski begitu, pihaknya terus berupaya mematangkan konsep pendidikan karakter kemataraman dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk saat ide untuk menjadikan Jemparingan sebagai ekstrakurikuler muncul. “Harapannya tidak hanya untuk melestarikan warisan budaya yang berkepribadian nusantara saja tapi juga untuk olahraga fisik dan melatih konsentrasi,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- KPK Tangkap Pegawai Pajak, OTT Perdana 2026
- Resmikan Monumen RM Bambang Soeprapto, Ahmad Luthfi Usulkan Pahlawan
- Polisi Iran Klaim Situasi Nasional Kembali Tenang Pascakerusuhan
- Jadwal Kereta Bandara YIA Xpress Sabtu 10 Januari 2026
- KPK OTT Pegawai DJP, Dugaan Suap Pengurangan Nilai Pajak
- DAMRI Jogja-YIA Tarif Rp80.000, Berangkat Tiap Satu Jam
- Diduga Microsleep, Taksi Tabrak Pembatas di Ungaran
Advertisement
Advertisement




