Advertisement
LONGSOR GUNUNGKIDUL : Giliran Sisi Utara Was-Was
Advertisement
Longsor Gunungkidul Ancam Wilayah Utara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Bencana tanah longsor mengancam tujuh daerah di Wonosari dalam beberapa waktu ke depan. Longsor diprediksi meningkat, menyusul dimulainya musim hujan.
Advertisement
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mengingatkan masyarakat waspada terhadap bencana longsor, seiring dimulainya musim hujan bulan ini. Tujuh daerah dinyatakan rawan bencana longsor dan masuk zona merah.
Yaitu Kecamatan Pathuk, Ngawen, Gedangsari, Nglipar, Semin, Ponjong dan Karangmojo.
“Semuanya berada di wilayah utara yang terdapat perbukitan,” kata Kepala Seksi (Kasi) Mitigasi, Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Gunungkidul Sulistyo, Selasa (18/10/2016).
Bahkan kata dia, sebelum masuk musim hujan longsor sudah terjadi di Gunungkidul. Pada akhir September, terjadi longsor di Semin. Disusul kejadian pada 9 Oktober di empat lokasi yaitu di Semin, Pathuk, Gedangsari dan Ngawen.
“Beruntung enggak ada korban jiwa. Paling parah hanya satu rumah roboh dan satu patah tangan,” paparnya lagi.
Padahal sesuai informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncak musim hujan baru terjadi pada Desember dan Januari. Artinya kata dia, potensi longsor masih mengancam tujuh wilayah yang masuk zona merah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Juan Pedro Franco, Mantan Manusia Terberat Dunia Meninggal
- Tanpa Kembang Api, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
- Trump Pertimbangkan Jual Jet Tempur F-35 ke Turki, Israel Waspada
- Trump Klaim 95 Persen Rencana Damai Rusia-Ukraina Telah Disepakati
- 46.207 Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api Hari Ini
Advertisement
Advertisement
Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Berita Populer
- Ini Jadwal KA Bandara YIA dan Xpress pada 1 Januari 2026
- Jadwal Bus DAMRI Jogja-YIA Kamis 1 Januari 2026
- Jadwal Terbaru Trans Jogja di Wilayah Jogja, Sleman dan Bantul
- Malioboro Padat di Malam Tahun Baru 2026 Meski Tanpa Kembang Api
- Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Turun Mulai 1 Januari 2026
- Ke Parangtritis dan Baron Kini Bisa Naik Bus KSPN
- Tanpa Kembang Api, Malam Tahun Baru di Sleman Kondusif
Advertisement
Advertisement




