KISAH UNIK : Timmy, Si Kucing Tanpa Kuping

Timmy, kucing tanpa telinga (Mirror)
17 Februari 2016 19:20 WIB Mediani Dyah Natalia News Share :

Kisah unik berikut mengenai kucing yang sakit kanker di kepala

Harianjogja.com, INGGRIS-Seekor kucing malang dibuang. Kucing ini memiliki kanker yang tumbuh di kepalanya. Akibat penyakit tersebut, kedua telinganya hilang.

Dilansir dari Mirror, Selasa (16/2/2016), kucing bernama Timmy ini menderita sakit luar biasa akibat kanker. Saat ditemukan di sebuah gudang yang dikelilingi sampah, di kepalanya terlihat luka yang membusuk, berdarah dan terinfeksi.

Situasi berubah saat dokter hewan membuat keputusan drastis dengan memotong telinga demi keselamatan kucing itu. Hewan berwarna hitam putih tersebut saat ini mencari rumah baru.

Penampilan baru Timmy saat ini terlihat unik. Staf Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA), Southridge yang berada di dekat Bar Potters, Herts, berharap dapat segera menemukan pemilik baru bagi kucing itu.

Wakil Manajer, RSPCA, Mona Jorgensen menyampaikan Timmy adalah salah satu hewan termalang yang pernah dilihat,

"Sangat terlihat dia tidak nyaman dengan telinganya, dia berulang kali menggaruk atau menggelengkan kepala, tetapi ketika aku mengelitik dagunya, dia terlihat mendengkur."

"Dia mungkin terlihat kecil, seperti kucing dari planet lain, tetapi sekarang dia sudah nyaman dan bahagia. Kami sekarang mencari seseorang yang datang dan dapat menyediakan rumah untuk Timmy selamanya."

Mona menyampaikan operasi telinganya merupakan satu-satunya cara untuk menyelamatkan diri.

"Tindakan ini termasuk operasi ekstensif. Tanpa campur tangan dokter hewan, operasi ini tidak dapat dilakukan, dia juga akan mengalami infeksi dan kesakitan," jelasnya.

Direktur yayasan tersebut, Westley Pearson menyampaikan perusahaan asuransi Animal Friends,"Cerita ini dapat menjadi pelajaran betapa pentingnya amal hewan. Tanpa RSPCA dan penampungan lain, hewan seperti Timmy yang mengalami sakit akan berkurang. Kami berharap Timmy menemukan pemilik yang mencintai dan memahami hingga dia pulih. Kami juga berharap proses kesembuhan dapat berjalan cepat."