Segera Merapat, Jadwal SIM Gunungkidul 28 Oktober 2026 di Wiladeg Karangmojo
Cek jadwal layanan SIM Gunungkidul, Rabu 28 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi pelayanan, syarat perpanjangan, dan ketentuan SIM kedaluwarsa.
Ilustrasi penangkapan penjahat (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Seorang bandar sabu-sabu di wilayah DIY-Jateng ditangkap aparat Polda DIY
Harianjogja.com, SLEMAN - Sub Direktorat II Ditresnarkoba Polda DIY menangkap seorang bandar sabu, Bayu Santoso, 33, di depan kantor pegadaian, Jalan A. Yani, Tegal Bambang, Ngringin, Kartosuro, Sukoharjo, akhir pekan lalu.
Tersangka yang mempersenjatai diri dengan senjata api (senpi) genggam sejenis Five Seven (FN) itu berhasil ditangkap setelah dipancing dengan melibatkan anak buahnya.
Bayu tercatat sebagai warga Perum Ngaru-aru Blok Q-15 Pengging, Banyudono, Boyolali. Tersangka merupakan pemasok sabu aktif di wilayah DIY dan Jateng.
Direktur Reserse Narkoba Polda DIY Kombes Andi Fairan menjelaskan, penangkapan tersangka Bayu Santoso melalui proses cukup panjang. Pihaknya lebih dulu menangkap Jimawan Priyanto, 48, warga Gambiran UH V/293 RT 40 RW 10, Umbulharjo, Kota Jogja yang telah lama diintai petugas.
Jimawan ditangkap di rumahnya sekitar pukul 05.30 WIB pada Kamis (7/5/2015) pekan lalu. Ia diketahui merupakan anak buah dari Bayu. "Dari tangan Jimawan kami mendapatkan sabu siap edar berat 2,19 gram dan beberapa alat hisap," terangnya di Mapolda DIY, Senin (11/5/2015).
Pihaknya melakukan pemeriksaan intensif terhadap Jimawan yang juga berstatus sebagai pengedar. Hasilnya, Jimawan mengakui mendapatkan barang dari seorang bandar di wilayah Solo, tak lain adalah Bayu. Pihaknya pun membuat skenario penangkapan tersangka Bayu dengan melakukan pemancingan.
Dalam prakteknya, Jimawan diminta menghubungi bosnya sendiri. Akhirnya disepakati anak buah dan bandar ini bertemu di depan salah satu pegadaian kawasan Kartosuro.
Andi menambahkan tanpa menyia-nyiakan kesempatan, ia menerjunkan anggota meluncur ke lokasi transaksi tersebut. Tersangka Bayu langsung disergap petugas saat menunggu di pinggir jalan.
Setelah digeledah, petugas tak menyangka jika Bayu telah bersiap dengan senpi semi otomatis sejenis FN. Untungnya tersangka langsung ditangkap sehingga tidak sempat melakukan perlawanan dengan senpi. Padahal didalam tas gantung yang dibawa terdapat sepucuk senpi berikut sembilan butir peluru berkaliber 9 milimeter.
Ditegaskan Andi, senpi merk Browning Hi-Power Au made in Balgium itu merupakan pabrikan bukan rakitan. "Jadi transaksinya secara tatap muka. Selain senpi kami mengamankan tiga paket sabu dari tangan Bayu Santoso alias Phoyang ini, dengan berat 3,39 gram," urainya.
Kabag Binopsnal Ditresnarkoba Polda DIY AKBP Parwoto menyatakan, terkait dengan kepemilikan senpi tersebut masih dilakukan pemeriksaan melalui koordinasi Ditresnarkoba dengan Bagian Pengawasan Senjata dan Bahan Peledak, Direktorat Intel Polda DIY.
Tetapi hasil pemeriksaan sementara, tersangka mendapatkan senpi tersebut dari temannya bernama Alfian yang juga warga Boyolali. Tersangka Bayu mengakui hanya akan menjualkan senpi tersebut kepada orang lain.
"Kami juga masih menyelidiki kebenaran pengakuan tersebut. Juga terkait kemungkinan senpi ini digunakan untuk tindak kejahatan lain," kata dia.
Dalam sepak terjangnya di dunia edar gelap sabu, lanjutnya, Bayu minimal memasok lima kali dalam sehari dengan area DIY dan Jawa Tengah. Tersangka dijerat dengan Pasal 132 ayat 1 junto Pasal 114 subsider Pasal 112 ayat 1 UU 35/2009 dengan ancaman minimal empat tahun penjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal layanan SIM Gunungkidul, Rabu 28 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi pelayanan, syarat perpanjangan, dan ketentuan SIM kedaluwarsa.
Inter Milan menghadapi Venezia pada pekan ke-9 Serie A. Simak jadwal pertandingan, kondisi pemain, prediksi susunan pemain, dan catatan pertemuan kedua tim.
Kenali lima teknik mengemudi defensif, mulai dari menjaga jarak aman hingga menghindari titik buta, untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan.
Film Merah Sebelum Fajar karya Garin Nugroho tayang perdana di TIFF 2026 dan bersaing di Main Competition sebelum rilis di Indonesia pada Januari 2027.
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY memberikan apresiasi kepada 140 rancangan usaha siswa SMA dan SMK melalui Pameran
Satlantas Polres Gunungkidul memeriksa tutup tangki BBM truk untuk mencegah tumpahan solar dan risiko kecelakaan di jalur Jogja-Wonosari.