Advertisement
UN SMP 2015 : Apa Penyebab Siswa Mundur?
Advertisement
UN SMP 2015, penyebab siswa mundur perlu dikaji ulang.
Harianjogja.com, SLEMAN-Sepuluh siswa tercatat tidak mengikuti Ujian Nasional (UN) SMP/MTs tahun ini. Meski ada yang sudah tercatat sebagai daftar nominasi tetap (DNT) peserta UN namun peserta akhirnya tetap mengundurkan diri menjelang pelaksanaan.
Advertisement
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sleman, Arif Haryono mengatakan berdasarkan laporan sekolah, siswa mengundurkan diri lantaran sudah tidak memiliki motivasi dalam belajar.
"Sebagai catatan UN tahun depan, perlu ada pengkajian lebih dalam mengapa siswa sampai kehilangan motivasi belajar. Meaki sudah dilakukan pembinaan tetapi masih ingin mundur itu kenapa. Bisa dikaji dari orang tuanya juga jangan hanya siswanya," papar Arif, Kamis (7/5/2015).
Sebab siswa mengundurkan diri dapat ditinjau dari berbagai sisi. Misalnya dari segi ekonomi, kesiapan mental menghadapi UN, hingga latar belakang keluarga. Kondisi keluarga yang bermasalah atau broken home juga bisa memicu melemahnya minat siswa melanjutkan pendidikan.
"Jadi jangan siswa yang disalahkan," tegasnya.
Ke depan, lanjut Arif, kunjungan sekolah ke rumah-rumah siswa atau home visit dapat semakin ditingkatkan. Tujuannya untuk memberi motivasi belajar pada siswa dan mengetahui keseharian siswa di rumahnya.
Arif mengatakan, meski ada sepuluh siswa yang tidak mengikuti UN karena mengundurkan diri namun nilai mereka tidak berpengaruh pada pemetaan. Nilai yang digunakan sebagai pemetaan hanya berdasarkan siswa yang mengikuti UN.
Secara umum, pelaksanaan UN SMP/MTs tahun ini tidak mengalami kendala. Baik dari pendistribusian naskah soal dari Disdikpora provinsi ke pokja, pokja ke sekolah, sekolah dikembalikan lagi ke pokja hingga pengamanan soal, berjalan lancar.
Minggu depan, siswa yang tidak mengikuti UN dapat melaksanakan UN susulan.
"Hari pertama [Senin, 11/5/2015] jadwalnya Bahasa Indonesia ada tiga siswa susulan. Hari kedua matematika ada empat. Hari ketiga Bahasa Inggris lima siswa dan hari terakhir IPA ada tiga siswa," papar Kepala Bidang (Kabid) Kurikulum dan Kesiswaan, Disdikpora Sleman, Ery Wirdayana.
Semua siswa yang terdaftar dalam UN susulan itu tidak dapat mengikuti UN pada Senin (4/5/2015) sampai Kamis (7/5/2015) karena sakit. Mereka akan mengikuti UN susulan di pokja dan menggunakan kartu ujian yang sama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Daftar Film Terlaris Maret 2026, Danur dan Suzzanna Unggul
- Ujian TKA Dimulai April, Sekolah dan Orang Tua Diklaim Makin Siap
- Diduga Lalai Saat Memasak, Rumah di Argorejo Ludes Terbakar
- Per 1 April 2026 Isi BBM Bersubsidi Dibatasi dan Wajib Catat Nopol
- Prediksi Irak vs Bolivia: Perebutan Tiket Terakhir Piala Dunia 2026
- Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
- BGN Kembali Menutup Ratusan Dapur MBG, Ini Penyebabnya
Advertisement
Advertisement





