SEKOLAH JOGJA : SMK Penerbangan Tambah Gedung Baru

Ratusan siswa SMK Penerbangan AAG Adisutjipto Yogyakarta menerbangkan pesawat chuck glider aeromodelling untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) dalam Jogja Air Show 2014 di Pantai Depok, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (2/3/2014). Dalam ajang olah raga kedirgantaraan tersebut berhasil dipecahkan 2 rekor Muri sekaligus, yakni terjun payung dengan pita terpanjang, yaitu 1.000 meter serta penerbangan pesawat chuck glider aeromodelling terbanyak dengan 786 pesawat. (JIBI/Solopos/Antara -
24 Januari 2015 05:20 WIB Sunartono News Share :

Sekolah Jogja, SMK Penerbangan memiliki tambahan gedung baru sebagai ruang praktik siswa.

Harianjogja.com, SLEMAN - Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Yadi I Sutandika sebagai Pembina PIA Ardhya Garini meresmikan pengunaan ruang kelas dan ruang praktik SMK Penerbangan Adisutjipto Jogja, Kamis (22/1/2015).

Ketua Yasarini Tantri Sutanandika menyampaikan SMK Penerbangan terus berusaha untuk meningkatkan kualitas melalui pembangunan sarana dan fasilitas baru. Tujuannya agar menjadi tempat belajar yang representatif yang memenuhi kompetensi bagi siswa untuk belajar. Penambahan ruang kelas dan praktek ini diharapkan menjadi semangat pelajar untuk lebih giat.

"Sarana pendukung baru lainnya yaitu toilet dan ruang ganti siswa putri, serta tempat parkir baru untuk 270 motor siswa. Serta dimulainya pengunaan sarana informasi terpadu jaringan," ungkapnya dalam rilis, Kamis (22/1/2015).

Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Yadi I. Sutanandika yang hadir juga meletakkan batu pertama dimulainya pembangunan ruang pelayanan siswa. Menurut di, minat masyarakat begitu besar terhadap lembaga tersebut, sehingga tidak menutup kemungkinan SMK Penerbangan akan menambah jurusan yaitu otomotif. Sekarang ini
SMK Penerbangan mempunyai dua jurusan yaitu Aircraft Maintenance dan Avionik. Memiliki siswa 809 siswa yang berasal dari seluruh propinsi di Indonesia.

"Kalau benar nantinya ada jurusan otomotif maka SMK Penerbangan bisa juga berganti nama dengan SMK Angkasa,” ujarnya.