Advertisement
ENERGI ALTERNATIF : Apa Kabar Konversi BBM ke BBG?
Advertisement
Energi alternatif berupa konversi BBM ke BBG belum juga 'naik kelas'.
Harianjogja.com, JOGJA - Pemerintah perlu kembali memprioritaskan penyediaan infrastruktur penunjang rencana pelaksanaan konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG).
Advertisement
Pakar energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Deendarlianto mengatakan jika hal ini terlaksana, Indonesia tidak terlalu terpengaruh dengan fluktuasi harga minyak dunia. Sayang, kata dia, upaya penyediaan infrastruktur konversi BBM ke BBG terkesan belum serius dipersiapkan.
"Infrastruktur seperti ketersediaan konverter kit dan bengkel serta pipanisasi yang dapat melakukan pengkonversian BBM ke BBG harus segera disiapkan," kata dia, Kamis (22/1/2015).
Adapun konversi BBM ke BBG itu akan menguntungkan dari sisi ekonomi maupun sisi perlindungan energi nasional.
"Bayangkan saja cadangan minyak bumi kita tinggal 12 tahun lagi.Sementara bahan bakar gas masih sampai 59 tahun," kata dia.
Pemerintah, lanjut dia, juga harus mampu menjamin pasokan gas senantiasa tercukupi. Jangan sampai, tegasnya, ketika diberlakukan justru terjadi kekurangan. Misal seperti saat ini, pasokan gas lebih banyak diekspor dibanding kebutuhan dalam negeri.
Selain membenahi berbagai masalah infrastruktur dan sistem, Deendarlianto juga mengingatkan pemerintah menggalakan sosialisasi. Sebab masih banyak yang belum paham mengenai konversi energi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
Advertisement
Antrean 350 Meter di GT Purwomartani, Arus Dialihkan ke Prambanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Buka Puasa Jogja Kamis 12 Maret 2026, Magrib 17.57 WIB
- Suzuki Perkuat Pasar Mobil Listrik di Indonesia lewat e-Vitara
- Wali Kota Genjot Transaksi Digital untuk Parkir dan Pasar Kota Jogja
- Kenaikan Harga Pertalite Tunggu Evaluasi
- Ramadan 1447 H, Ribuan Mitra Grab Tebar Takjil Termasuk di Jogja
- Aset Perbankan DIY Tembus Rp115 Triliun pada Awal 2026
- Truk Kontainer Tabrak Pohon di Prambanan Klaten
Advertisement
Advertisement




