Advertisement
KURIKULUM 2013 : Dewan Panggil Dinas Pendidikan, Ada Apa?
Advertisement
Kurikulum 2013 yang tetap dilaksanakan di Bantul dipertanyakaan DPRD Bantul. Sebab banyak sekolah yang mengaku belum siap melaksanakan sistem pendidikan tersebut.
Harianjogja.com, BANTUL- Anggota DPRD Bantul Amir Syarifudin mengatakan sikap Dinas Pendidikan di Bantul yang tetap berkeras menggunakan kurikulum 2013 mencurigakan. Apakah alasannya benar karena sekolah sudah siap atau alasan lain.
Advertisement
Sebab kata dia, sampai saat ini informasi yang masuk ke dewan, banyak sekolah tidak siap menerapkan kurikulum anyar itu. Sekolah lebih memilih menggunakan kurikulum 2006 seperti instruksi pemerintah pusat.
"Kami akan tanyakan, kenapa Pemkab ngotot sekali ingin pakai kurikulum 2013," terang Amir akhir pekan lalu.
Ketua Komisi D DPRD Bantul yang membidangi masalah pendidikan, Enggar Surya Jatmiko menyatakan, dewan sudah menjadwalkan memanggil Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul terkait pelaksanaan kurikulum 2013.
"Kami jadwalkan kalau tidak Selasa, hari Rabu pekan depan," kata Enggar Minggu (11/1/2015).
Dewan kata dia akan mengklarifikasi sejumlah hal termasuk kengototan Pemkab untuk tetap melaksanakan kurikulum 2013. Dewan juga akan mempertanyakan masalah-masalah pelaksanaan kurikulum yang dihadapi selama ini serta solusinya.
"Setelah kami kaji dan klarifikasi baru kami akan keluarkan rekomendasi," tutur dia.
Kepala Dinas Pendidikan Dasar (Dikdas) Kabupaten Bantul Totok Sudarto sebelumnya menyatakan tetap menggunakan kurikulum 2013 karena sudah menjadi kesepakatan Dinas Pendidikan di seluruh DIY. Ia mengklaim, mayoritas sekolah di Bantul telah siap melaksanakan kurikulum baru itu.
"Apalagi Jogja kota pendidikan, masa kita mundur menggunakan kurikulum 2006, Bantul itu dulu jadi tempat peluncuran kurikulum 2013," ujar Totok.
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dikdas Bantul Masduki mengatakan, seluruh SD dan SMP di Bantul telah menerima buku kurikulum 2013 untuk semester dua ini.
"Bantul tetap pakai kurikulum baru, buku-buku bahkan sudah didrop ke sekolah," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Kasus Amsal Berbuntut Panjang, DPR Desak Evaluasi Total Kejari Karo
- Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
Advertisement
Ibadah dan Wisata Dikawal Ketat, Bantul Siaga Selama Paskah
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 3 April 2026
- Ancaman Trump Picu Ketegangan Baru, China Minta Perang Dihentikan
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Kasus Amsal Sitepu: DPR RI Minta Kejagung Sanksi Tegas Kajari Karo
- Cicilan Koperasi Desa Kini Ditanggung Negara lewat Dana Daerah
- Rekening Donasi Dibuka untuk Warga Iran Terdampak Konflik
Advertisement
Advertisement




