Advertisement
GEDHADHE DAB : Gara-gara Alarm
Advertisement
[caption id="attachment_413430" align="alignleft" width="365"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/07/gedhadhe-dab-gara-gara-alarm-413429/gdd-ilustrasi-hengky-irawan-6" rel="attachment wp-att-413430">http://images.harianjogja.com/2013/06/GDD-ilustrasi-Hengky-Irawan-365x310.jpg" alt="" width="365" height="310" /> Gambar Ilustrasi
JIBI/Harian Jogja/Hengky Irawan[/caption]
Lady Cempluk adalah seorang mahasiswi yang taat menjalankan ibadah agama, termasuk berpuasa. Ceritanya, Cempluk hendak puasa sunnah di hari Kamis. Malam sebelumnya, sesudah mengikuti acara di kampus sampai larut malam, Cempluk pun meminta ibunya menyiapkan sahur untuk besok.
Advertisement
“Bu, besok kulo puasa, takseh wonten lauk kan?”, tanya Cempluk pada Jeng Janeth, ibunya.
“Iyo nduk, kae wes ibu siapke. Sahur dewe ya?”, jawab Janeth.
Cempluk pun beranjak ke kamar dan tak lupa nyetel alarm jam tiga dini hari agar bisa bangun. Alarm Cempluk pun berbunyi jam tiga, namun karena saking capek habis berkegiatan di kampus seharian, Cempluk cuma ngolat-ngolet ngunjukke selimutnya dan tambah angler.
“Waduh, suara bayi neng ndi kae?” batin Janeth yang mendengar suara bayi oek-oek. “Pak...pak...kok ono suara bayi kae neng ndi?” ujar Janeth sambil ngoglek-ngoglek Mas Behi, suaminya.
“Jangan-jangan ono bayi dibuang wong tuane pak,” duga Janeth tambah deg-degan.
Mas behi yang juga mendengar suara tangis yang semakin kencang juga tambah penasaran.
“Yawes, ayo diluru bu suara kuwi soko ndi,” ungkap Mas Behi.
Mereka pun langsung menuju teras rumah, namun tak menemukan arah suara tersebut. Akhirnya mereka mencari ke samping rumah, namun gak ketemu juga.
“Bu, suarane kok soko kamare Cempluk,” ujar Mas Behi kaget. “Yawes, ayo digugah bocahe pak”, jawab janeth.
“Nduk, Cempluk, tangi nduk. Ono bayi dibuang wong tuane,” teriak Janeth sambil nggedor pintu.
Cempluk pun bangun gragapan karena kaget. “Bayi nopo tho bu, niki lho suara alarm ponsel kulo,” jawab cempluk sambil pringas-pringis.
“Oalah nduk, tak kiro ono bayi dibuang. Biasane alarmmu gak kuwi bunyine je,” ujar Janeth.
Rengganis DP,
Mlati Sleman
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KemenPPPA Soroti Trauma Korban Penjambretan di Sleman
- Ketua KPK Ungkap Pola Baru OTT, Aliran Dana Kini Disamarkan
- Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
Advertisement
Beringharjo Tetap Terkendali di Tengah Krisis Sampah Pasar Jogja
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Prediksi Faisal Basri Viral Lagi, Gejolak Politik Picu Krisis Ekonomi
- Viral Pedagang Sate Menangis di Malioboro, Satpol PP Beri Klarifikasi
- Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
- Hotel dan Homestay Tanpa Izin Tetap Kena Pajak di Bantul
- Pemkab Bantul Usul MBG Ramadan Dibagikan Sore Hari
- Tas Berisi Sajam di Girisubo Gunungkidul, Polisi Lacak Jejak Pemilik
- Kraton Jogja Resmi Izinkan Lahan Sultan Ground untuk Mapolda DIY Baru
Advertisement
Advertisement



