Advertisement

Masjid Terbakar, 14 Anak Yatim Tewas

Jumali
Selasa, 02 April 2013 - 12:19 WIB
Jumali
Masjid Terbakar, 14 Anak Yatim Tewas

Advertisement

[caption id="attachment_392966" align="alignleft" width="320"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/04/02/masjid-terbakar-14-anak-yatim-tewas-392965/ilustrasi-kebakaran-9" rel="attachment wp-att-392966">http://images.harianjogja.com/2013/04/ilustrasi-kebakaran.jpg" alt="" width="320" height="320" /> ilustrasi[/caption]

YANGON-Sebanyak 14 anak yatim tewas terpanggang setelah sebuah masjid di Yangon, Myanmar, terbakar, Selasa (2/4/2013) pagi. Diduga api berasal dari hubungan arus pendek.

Advertisement

Polisi anti huru hara dikerahkan untuk melakukan evakuasi terhadap korban. Akibat kejadian itu, beberapa muslim berkumpul di luar gedung yang hangus dilalap si jago merah.

Mereka menduga, kebakaran itu berkaitan dengan kekerasan sektarian yang mengguncang Myanmar dalam beberapa waktu belakangan ini.

Namun, Kepala Polisi setempat, Thet Lwin membantah jika kebakaran itu bukan disebabkan aksi kriminal.

"Ini murni hubungan arus pendek," katanya, seperti dilansir CBS News.

Myanmar saat ini tengah dirudung permasalahan kekerasan sektarian. Pada bulan Maret lalu kekerasan sektarian antara Budha dan muslim meletus di kota Meikhtila, dan menewaskan puluhan orang serta membuat 10.000 warga mengungsi. Beberapa masjid dan properti milik warga muslim dibakar para ekstremis Budha.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jogja Diserbu Wisatawan Pengeluaran Sekali Jalan Tembus Jutaan

Jogja Diserbu Wisatawan Pengeluaran Sekali Jalan Tembus Jutaan

Jogja
| Jum'at, 27 Maret 2026, 09:57 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement