Tambang Emas Ilegal Longsor di Angola, 28 Penambang Tewas
Sebanyak 28 orang tewas dan dua lainnya hilang akibat longsor tambang emas ilegal di Angola barat laut, termasuk 13 korban dari satu keluarga.
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno (kedua kiri) bersama Penanggung Jawab Tim Kuasa Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Hashim Djojohadikusumo (kanan) melambaikan tangan usai memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (24/5/2019)./ANTARA-Galih Pradipta
Harianjogja.com, JAKARTA - Gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang sudah diajukan BPN Prabowo-Sandi ke Mahkamah Konstitusi menjadi salah satu topik pembahasan pertemuan Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno bertemu Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Sabtu (15/6/2019) malam.
"Alhamdulillah silaturahmi ini berlangsung hangat dan kita bertukar pikiran tentang perkembangan terakhir khususnya saya memberikan \'update\' proses sidang di MK dan juga masalah perekonomian negeri yang sekarang dalam keadaan belum baik," kata Sandiaga, di kediaman Zulkifli Hasan dikutip dari Antara.
Sandiaga menilai proses di MK dan proses-proses politik harus mampu menghadirkan kepastian dalam dunia usaha, sehingga investasi kembali masuk, lapangan kerja terbuka dan perang dagang Amerika-China jangan sampai berdampak pada harga kebutuhan pokok masyarakat.
Dia mengatakan untuk sidang di MK, dirinya bersyukur prosesnya berlangsung lancar dan berharap prosesnya membawa kebaikan di dalam sistem demokrasi Indonesia.
"Menurut kami yang menjadi ikhtiar dari saya dan Pak Prabowo adalah mengaspirasikan apa yang disampaikan masyarakat. Ini bukan masalah Prabowo-Sandi kalah atau menang tapi ini adalah perbaikan dan bagaimana kita memperkuat institusi demokrasi kita," ujarnya.
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan mengatakan silaturahmi dirinya dan Sandiaga baru bisa terjadi hari ini, karena dirinya sibuk mengurusi rekapitulasi suara PAN di daerah pemilihan (dapil).
Menurut dia, silaturahmi yang terjadi hari ini adalah langkah yang baik bagi ke depannya, namun dirinya enggan membahas isi pertemuannya dengan Sandiaga tersebut.
"Jadi baru pada kesempatan ini silturahmi ini berhasil dan mudah-mudahan bisa membuat kebaikan bagi bangsa dan negara Indonesia," katanya.
Dia mengatakan sikap politik PAN menunggu hasil sidang sengketa PHPU di MK dan baru bersidang pada Jumat (14/6), dan diyakininya akan menghasilkan keputusan yang bisa diterima dengan baik dan dihormati.
Menurut dia, ke depannya tidak perlu ada penyebutan "kampret" atau pun "cebong" di masyarakat, karena Pemilu 2019 telah usai dan saat ini yang terjadi harus pertemanan yang kuat antarsesama anak bangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 28 orang tewas dan dua lainnya hilang akibat longsor tambang emas ilegal di Angola barat laut, termasuk 13 korban dari satu keluarga.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.