Zelenskyy Tuding Rusia Akan Datangkan 30.000 Tentara Korea Utara
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Ilustrasi hujan lebat./Reuters
Harianjogja.com, MANOKWARI-- Curah hujan tinggi berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia hingga 15 Juni 2019. Hal itu sesuai prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Dalam siaran pers yang diterima Antara, Selasa (11/6/2019), aktivitas gelombang atmosfer atau "Madden Julian Oscillation (MJO)" masih aktif di wilayah Indonesia. Aktivitas MJO ini berpotensi cukup signifikan mendukung pembentukan awan hujan di Indonesia bagian tengah dan timur.
Wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat pada 11 s-d 15 Juni 2019 antara lain Sumatera Barat, Bengkulu, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.
Selain hujan lebat, gelombang tinggi antara 2.5 hingga 4, 0 meter diperkirakan juga masih akan terjadi di perairan barat Pulau Enggano, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Perairan selatan Jawa hingga Pulau Sumba, Selat Bali - Lombok- Alas bagian selatan, Laut Sawu, Perairan Pulau Sawu - Kupang - Pulau Rotte, Laut Timor selatan NTT, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTT.
Begitu pula di wilayah Laut Flores bagian timur, Perairan timur Kepulauan Wakatobi, Perairan Manui - Kendari, Laut Banda, Perairan selatan Pulau Buru - Pulau Seram, Perairan Kepulauan Sermata - Kepulauan Letti, Perairan Kepulauan Babar - Kepulauan Tanimbar, Perairan selatan, Kei, Aru, setra Laut Arafuru.
Masyarakat dihimbau tetap waspada dan berhati-hati mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan oleh hujan lebat tersebut. Antara lain potensi terjadi banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.
Masyarakat dan pelaku usaha jaya transportasi juga diimbau memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran baik Perahu Nelayan.
Untuk perahu nelayan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m. Kapal Tongkang kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m, Kapal Ferry kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m.
Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Nissan Leaf Nismo resmi meluncur di Jepang dengan fokus pada handling dan desain sporty, bukan peningkatan tenaga. Cek spesifikasi lengkapnya!
Kimi Antonelli finis podium ketiga pada F1 GP Hungaria 2026 meski start dari posisi ketujuh. Hasil ini memperlebar keunggulannya di puncak klasemen Formula 1.
Maroko menamai jalan raya sepanjang 1.055 kilometer dengan nama Donald Trump. Langkah ini dinilai menjadi simbol kuat hubungan diplomatik AS dan Maroko terkait
Peretas curi 30 TB data militer dari IMCO, pemasok tank Merkava Israel. Dokumen sensitif dan cetak biru senjata diduga bocor dalam serangan siber ini.
Setir mobil terasa berat? Kenali 8 penyebab utama, mulai dari pompa power steering hingga tekanan ban, serta 5 cara mengatasinya untuk keselamatan Anda.