Kejagung: Ferry Boboho Kembalikan Rp5 Miliar dari Rp40 Miliar
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.
Sebuah helikopter mengambil air dari Ranu Regulo untuk melakukan water bombing di karhutla TNBTS, Sabtu (8/8/2026). ANTARA/HO-BPBD Lumajang\r\n
Harianjogja.com, MALANG—Titik asap yang muncul di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, mulai terbatas setelah petugas gabungan melakukan serangkaian upaya pemadaman. Meski kondisi api dinilai telah terkendali, petugas masih disiagakan untuk mengantisipasi kemunculan kembali titik api.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan asap yang terlihat pada Minggu tidak lagi meluas dan dapat ditangani petugas gabungan.
"Hari ini kemunculan asap sudah terbatas dan dapat diatasi oleh petugas yang bersama-sama menangani kebakaran," kata Rudijanta saat ditemui di Jemplang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu.
Namun, kondisi tersebut belum membuat petugas menghentikan pemantauan. Tim gabungan tetap bersiaga karena masih terdapat sejumlah lokasi yang mengeluarkan kepulan asap.
Rudijanta menyebut kepulan asap masih terlihat di area lereng Gunung Kursi dan Blok Jantur. Asap tersebut bukan berasal dari kobaran api, melainkan diduga akibat sisa bara yang belum sepenuhnya padam.
Helikopter Water Bombing Terkendala Angin
Upaya pemadaman di kawasan Gunung Bromo masih menghadapi kendala. Rudijanta mengatakan penanganan dapat dilakukan lebih maksimal apabila helikopter water bombing atau pengebom air dapat dioperasikan.
Akan tetapi, unit tersebut untuk sementara belum dapat digunakan karena kondisi angin kencang.
"Kalau Sabana Pengol yang di bawah itu ya, kami lihat hampir semuanya sudah terbakar," ucapnya.
Di tengah proses penanganan, petugas belum dapat memastikan luas kawasan yang terdampak kebakaran. Penghitungan area masih ditunda karena petugas gabungan saat ini memprioritaskan pemantauan dan penanganan di lapangan.
"Sebenarnya rencana itu kemarin sore, tetapi dengan situasi yang kemarin itu, api cukup besar, sehingga proses penghitungan masih ditunda sampai kondisi memungkinkan," kata dia.
Truk Tangki Air Tetap Disiagakan
Berdasarkan pantauan ANTARA di lokasi, seluruh petugas dari tim gabungan masih bersiaga di kawasan Jemplang, tepatnya di sekitar area Bromo Hillside.
Pemantauan terhadap perkembangan kondisi Gunung Bromo terus dilakukan untuk memastikan tidak muncul kembali titik api yang berpotensi meluas.
Sejumlah unit truk tangki air juga masih disiagakan di kawasan Jemplang. Kendaraan tersebut akan dioperasikan apabila kembali ditemukan titik api di kawasan tersebut.
Secara keseluruhan, kondisi wilayah Gunung Bromo dari sisi Jemplang hingga kini tetap kondusif. Kondisi tersebut terjadi setelah api yang sempat muncul di lokasi setempat pada Sabtu (12/9) berhasil dipadamkan oleh petugas.
Dengan kondisi api yang telah berhasil ditangani, fokus petugas saat ini masih diarahkan pada pemantauan titik-titik yang mengeluarkan asap dan memastikan sisa bara tidak kembali memicu kebakaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.
Imigrasi Kualanamu mendalami dugaan keterkaitan dua WNA China dengan sindikat online scam setelah keduanya sempat didetensi Imigrasi Banda Aceh.
MV Haida tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin membawa 69 korban selamat kecelakaan Virgo Transport 8 untuk mendapat perawatan.
Sebanyak 49 korban selamat Virgo Transport 8 tiba di Banjarmasin. Total 103 orang telah dievakuasi, enam di antaranya meninggal.
Jaecoo J5 menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia hingga Agustus 2026 dengan 23.359 unit, mengungguli BYD Atto 1.
PACK mengungkap rencana meningkatkan kapasitas bijih nikel. Emiten ini mencatat laba Rp190,7 miliar hingga Juni 2026.