Stasiun Lidah Tanah yang Dibangun 1902 Kembali Ramai Penumpang
Stasiun Lidah Tanah yang dibangun pada 1902 melayani 6.047 penumpang hingga Agustus 2026, naik 20% dari rata-rata bulanan 2025.
Warga Banjarmasin, Arif, menunggu kabar keluarganya yang menjadi korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, di Pelabuhan Tirsakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). ANTARA/Tumpal Andani Aritonang.
Harianjogja.com, BANJARMASIN—Keluarga penumpang Kapal Virgo Transport 8 masih menanti kepastian nasib kerabat mereka setelah kapal tersebut mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (13/9) dini hari.
Salah satunya Arif, warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), yang menunggu kabar mengenai ayah, anak, dan kakaknya. Ketiganya berada dalam rombongan Kapal Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.
“Ayah saya bernama Muhammad Supardi, anak saya bernama Rijal dan kakak saya bernama Mukhlis. Mereka semua berada dalam rombongan Kapal Virgo Transport 8 dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin,” kata Arif sambil menunggu kabar di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Minggu.
Arif mengaku pertama kali memperoleh informasi kecelakaan tersebut sekitar tengah malam dari keponakannya yang juga bekerja sebagai sopir lintas Jawa-Banjarmasin. Mendapat kabar tersebut, ia langsung berangkat dari kawasan Basirih, Banjarmasin, untuk memastikan kondisi keluarganya.
Menurut informasi yang diterimanya, kapal mengalami kecelakaan setelah menghadapi gelombang besar. Namun, hingga Minggu, Arif masih menunggu kepastian mengenai kondisi Muhammad Supardi, Rijal, dan Mukhlis.
Ia telah berada di pelabuhan sejak pukul 11.00 Wita. Arif berharap proses pencarian dan evakuasi yang dilakukan tim gabungan segera memberikan kepastian mengenai keberadaan ketiga anggota keluarganya.
Delapan Orang dari Rombongan Ziarah
Kecemasan serupa dirasakan keluarga penumpang lainnya. Maolida mengatakan rombongannya terdiri atas delapan orang yang sebelumnya melakukan ziarah di Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan pulang ke Tapin, Kalimantan Selatan.
“Kami warga Tapin, rombongan ziarah delapan orang dari Surabaya mau balik ke Tapin, Kalsel. Kami berharap semuanya selamat,” ujar Maolida.
Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) pukul 02.00 Wita. Kapal tersebut sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9) dengan membawa 243 orang.
Basarnas kemudian memperkuat operasi pencarian dan pertolongan dengan mengerahkan unsur udara serta kapal SAR gabungan untuk mencari dan mengevakuasi para penumpang.
Hingga Minggu (13/9) pukul 12.00 Wita, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 103 orang dari total 243 orang yang berada di Kapal Virgo Transport 8. Dari jumlah tersebut, enam orang dinyatakan meninggal dunia dan 97 orang selamat.
103 Orang Berhasil Dievakuasi
Proses evakuasi dilakukan oleh sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang, terdiri atas 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.
Sementara itu, TB TCP berhasil mengevakuasi 38 orang. Sebanyak 33 orang dinyatakan selamat, sedangkan lima orang meninggal dunia.
Kapal MV Haida juga berhasil mengevakuasi 49 orang dari Kapal Virgo Transport 8. Seluruh korban yang dievakuasi oleh MV Haida dinyatakan selamat.
Dengan demikian, total korban yang telah dievakuasi hingga pukul 12.00 Wita mencapai 103 orang, terdiri atas 97 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.
Dari total 243 orang yang berada di kapal, masih terdapat 140 orang yang belum masuk dalam jumlah korban yang telah dievakuasi tersebut. Operasi pencarian dan pertolongan oleh tim SAR gabungan terus diperkuat untuk menemukan dan mengevakuasi para penumpang lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Stasiun Lidah Tanah yang dibangun pada 1902 melayani 6.047 penumpang hingga Agustus 2026, naik 20% dari rata-rata bulanan 2025.
Indonesia gagal ke perempat final Asian Games 2026 setelah kalah 89-100 dari Arab Saudi dan menutup fase grup tanpa kemenangan.
Basarnas mengerahkan 15 armada laut dan udara untuk mencari korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka pengeroyokan Bambang Setiawan. Polisi mengungkap motif dan peran masing-masing pelaku.
Imigrasi Kualanamu mendalami dugaan keterkaitan dua WNA China dengan sindikat online scam setelah keduanya sempat didetensi Imigrasi Banda Aceh.
MV Haida tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin membawa 69 korban selamat kecelakaan Virgo Transport 8 untuk mendapat perawatan.