Nahkoda Hilang Setelah Speedboat Terbelah di Teluk Tomini
Nahkoda speedboat yang tenggelam di Teluk Tomini masih dicari. Sebanyak 12 korban lain ditemukan selamat setelah bertahan di atas rakit.
Ilustrasi polisi menangkap salah seorang anggota massa aksi yang diduga terlibat pembakaran pos polisi pada demo hari buruh di pertigaan kampus UIN Sunan Kalijaga, Jogja, Selasa (5/1/2018)./Harian Jogja-Christoporus Sasongkoadji
Harianjogja.com, JAKARTA--Aparat kepolisian dan kelompok buruh sempat terlibat aksi dorong di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019) sekitar pukul 12.30 WIB akibat penolakan polisi membuka jalan untuk buruh melewati Bundaran Hotel Indonesia.
Dikutip Antara, aksi dorong-dorongan terjadi setelah massa bersikeras melewati Bundaran HI untuk melakukan arak-arakan ke Istana Negara. Namun aksi tersebut hanya sebentar.
Sementara itu polisi bertahan jalur tersebut tidak bisa dilalui dan mengatakan sudah menginformasikan hal tersebut beberapa hari sebelumnya kepada koordinator aksi buruh.
Akibat aksi dorong-dorong tersebut polwan yang berada di barisan terdepan sudah mundur dan membuat buruh berhadapan langsung dengan polisi anti huru-hara.
Sampai saat ini orator massa buruh masih meminta aparat untuk membuka jalur Jalan Sudirman. Sementara itu, polisi sudah merapatkan barisan dan menyiagakan tiga kendaraan taktis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nahkoda speedboat yang tenggelam di Teluk Tomini masih dicari. Sebanyak 12 korban lain ditemukan selamat setelah bertahan di atas rakit.
Sebanyak delapan SPPG di Gunungkidul belum beroperasi sehingga ribuan siswa masih menunggu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis.
BRI Peduli menggelar kegiatan edukatif Hari Anak Nasional 2026 di enam sekolah penerima Program Ini Sekolahku.
Utang pemerintah melalui SBN mencapai Rp501,2 triliun hingga Juni 2026 atau 62,7% dari target APBN 2026.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.