Nahkoda Hilang Setelah Speedboat Terbelah di Teluk Tomini
Nahkoda speedboat yang tenggelam di Teluk Tomini masih dicari. Sebanyak 12 korban lain ditemukan selamat setelah bertahan di atas rakit.
Ilustrasi buruh atau pekerja./JIBI
Harianjogja.com, MEDAN--Kebanyakan masyarakat Indonesia lebih nyaman menjadi seorang pekerja dan karyawan. Hal itu diungkapkan Kasubdit Kesejahteraan dan Kewirausahaan Direktorat Kemahasiswaan Ditjen Belmana -Kemristekdikti, Ismet Yus Putra.
"Haya sedikit masyarakat yang mau berwirausaha dikarenakan tuntutan keluarga yang memerlukan penghidupan yang lebih jelas, tidak berani mengambil resiko dan takut akan kegagalan," kata Ismet, di depan ratusan mahasiswa Universitas Negeri Medan yang mengikuti sosialisasi proposal Program Kewirausahaan Mahasiswa (PMW) di bidang Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) Tahun 2019, di Gedung Digital Library Unimed, Jumat (28/4/2019).
Dari 267 juta masyarakat Indonesia, menurut dia, hanya 3,24 persen yang memilih untuk berwirausaha. "Sebanyak 6,6 juta pengangguran Indonesia membutuhkan lapangan kerja," ujar Ismet.
Ia menyebutkan, wirausaha adalah satu solusi untuk mengurangi pengangguran di Indonesia. Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia ini bertujuan menumbuhkan karakter wirausaha untuk mengembangkan usaha didukung dengan modal yang diberikan, dan pendampingan secara terpadu, serta menumbuhkembangkan wirausaha baru kreatif yang inovatif.
"Produk kreatif yang inovatif harus memiliki tiga syarat yaitu lebih murah, lebih mudah dan lebih bermanfaat sehingga nantinya, usaha yang dikembangkan memiliki nilai lebih, serta berdaya saing," katanya.
Sementara, Ketua Pelaksana Pardomuan Nauli Josip Mario Sinambela,MPd, mengatakan kegiatan ini diikuti sebanyak 250 mahasiswa dari Fakultas di Universitas Negeri Medan (Unimed).
Tahapan yang dilakukan, menurut dia, yaitu sosialisasi PMW, KBMI, penyusunan proposal, diawali dengan penyiapan proposal program KBMI oleh mahasiswa bersama dosen pendamping yang mengacu kepada kategori yang sudah ditetapkan, yaitu industri makanan dan minuman, industri jasa dan perdagangan, industri teknologi, industri kreatif atau industri produksi/budidaya.
Selanjutnya, proposal diseleksi dan dievaluasi, proposal yang lulus kemudian diberikan modal usaha, pendampingan PMW, melakukan monitoring dan evaluasi.
"Nantinya, peserta yang lolos dan terbaik akan mengikuti KMI Expo di Politeknik Batam," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nahkoda speedboat yang tenggelam di Teluk Tomini masih dicari. Sebanyak 12 korban lain ditemukan selamat setelah bertahan di atas rakit.
Korlantas Polri menegaskan informasi aturan baru denda ban gundul Rp250.000 adalah hoaks. Sanksi tersebut sudah diatur dalam UU LLAJ.
Febri Diansyah mengungkap alasan menerima penunjukan sebagai kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan menegaskan fokus pada pembelaan hukum klien.
Sebanyak 20 kalurahan di Bantul menerima program budi daya ikan tematik dari KKP dengan pembangunan sedikitnya 20 kolam ikan di tiap kalurahan.
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Kaesang Pangarep menyatakan siap maju sebagai caleg DPR di Dapil V Jawa Tengah pada Pemilu 2029. PSI menyiapkan konsolidasi hingga tingkat RT.