Rizieq Shihab Tuduh Luhut Panjaitan & Hendropriyono Aktor Kecurangan di Pilpres 2014 & 2019

Newswire
Newswire Senin, 22 April 2019 18:27 WIB
Rizieq Shihab Tuduh Luhut Panjaitan & Hendropriyono Aktor Kecurangan di Pilpres 2014 & 2019

Rizieq Shihab/Reuters

Harianjogja.com, JOGJA—Pentolan FPI Riqieq Shihab kembali menuding adanya kecurangan dalam pelaksanaan Pilpres 2019. Ia secara terang-terangan menyebut nama Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan mantan Kepala BIN Hendropriyono sebagai aktor kecurangan pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.

“Jadi di sini saya ingin ingatkan betul dengan Pak Luhut Binsar Panjaitan, Pak Hendropriyono yang merupakan aktor-aktor intelektual, berada di balik yaitu kemenangan Jokowi di tahun 2014, yang terlibat langsung  dalam kecurangan di tahun 2014. Anda lupa bahwa tahun 2019 ini berbeda dengan tahun 2014,” tutur Rizieq dalam kanal Front TV di Youtube seperti dikutip Suara.com, jaringan harianjogja.com, Senin (22/4/2019).

Menurut anggapan Rizieq, jika Luhut dan Hendropriyono mengulangi kecurangan seperti yang ia tuduhkan, keduanya akan berhadapan dengan rakyat.

“Jadi sulit, sulit rezim zalim, rezim curang ingin menghadapi kedaulatan rakyat, maka Anda akan tenggelam,” ucap Rizieq.

Sebelumnya, Rizieq menyatakan rentetan kecurangan sepanjang pelaksanaan Pemilu maupun Pilpres 2019 ini sejatinya merupakan pengulangan kecurangan Pilpres 2014.

Namun, kata Rizieq, pada 2014 kecurangan-kecurangan yang persis dilakukan pada 2019 ini tidak terekspos, khususnya pada lini media sosial.

“Saya ulangi sekali lagi, bahwa kecurangan yang terjadi di tahun 2019 sebetulnya hanya merupakan pengulangan dari kecurangan 2014. Hanya bedanya saat itu belum terekspos, karena kita belum masuk yaitu ke era euforia medsos seperti di 2019 ini,” ujar Rizieq.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online