Profil Bos Summarecon Adrianto Pitojo Adhi yang Ikut Terjaring OTT KPK
Profil Adrianto Pitojo Adhi, Presdir Summarecon yang diamankan KPK dalam OTT kasus dugaan korupsi pengurangan HGB di Bogor.
Logo Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). /Reuters
Harianjogja.com, JENEWA--Pasukan Nigeria mengevakuasi seluruh penduduk di salah satu kota yang padati 10.000 warga di negara bagian Borno tanpa peringatan pada Senin (8/4/2019). Evakuasi itu dilakukan jelang operasi melawan militan.
Militer merelokasi warga Jakana ke kamp yang berada di Kota Maiduguri, yang jauhnya sekitar 40 kilometer. Beberapa di antaranya datang tanpa membawa apapun. Wilayah timur laut menjadi medan tempur dalam perjuangan satu dekade Nigeria melawan pemberontak Islam, ISIS Provinsi Afrika Barat dan Boko Haram.
Gelombang serangan militan pada Desember, saat sejumlah kota dan pangkalan militer dikuasai, menyebabkan puluhan ribu warga sipil menyelamatkan diri ke Maiduguri. Kedatangan mereka membuat kamp-kamp yang ada membeludak.
"Seluruh Kota Jakana dikosongkan, dan para warga terpaksa mengungsi ke Maiduguri. Mereka diberikan waktu yang sangat terbatas untuk mengumpulkan barang pribadinya," ungkap kordinator kemanusiaan PBB untuk Nigeria, Edward Kallon dalam satu pernyataan, Kamia (11/4/2019).
Penduduk Jakana mengatakan militer sedang melakukan evaluasi penduduk terhadap anggota Boko Haram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Profil Adrianto Pitojo Adhi, Presdir Summarecon yang diamankan KPK dalam OTT kasus dugaan korupsi pengurangan HGB di Bogor.
KPK mengungkap kasus HGB Summarecon di Bogor bermula dari sengketa tanah hingga muncul dugaan permintaan Rp2 miliar untuk buka blokir SHGB.
Gunungkidul mendorong tertib adminduk melalui layanan online, jemput bola, penghargaan Pelanduk, dan perhatian bagi kelompok rentan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 16 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal dari Jogja dan Kutoarjo lengkap.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 16 September 2026 tersedia menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.
Dugaan beras fortifikasi tak sesuai label ditemukan pemerintah. Harganya mencapai Rp57.000 per kilogram dan diduga rugikan konsumen Rp89 triliun.