7 Kapal Tenggelam di Gilimanuk, Truk ODOL Kembali Disorot
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di depan pendukung. /Suara.com-Ria Rizki
Harianjogja.com, JAKARTA--Relawan pendukung Prabowo Subianto–Sandiaga Uno siap membantu para saksi mengawal penghitungan suara. Mereka bersepakat akan mendirikan posko dapur umum di dekat seluruh tempat pemungutan suara(TPS) pada 17 April 2019.
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto–Sandiaga Uno, Suhud Alynudin membenarkan adanya dapur umum tersebut. Menurutnya, BPN sangat terbantukan karena dengan adanya hal itu justru bisa mengurangi beban pembiayaan pengadaan saksi.
"Iya di kalangan relawan ada inisiatif seperti itu. Jika itu bisa dilakukan, maka akan sangat membantu mengurangi beban pembiayaan saksi di setiap TPS," kata Suhud kepada Suara.com, Senin (25/3/2019).
Suhud mengatakan, tim sukses tentu keberatan dengan harus membiayai pengadaan saksi apalagi Prabowo-Sandiaga yang saat ini mengusung kampanye hemat. Dirinya berlega hati kalau ada inisiatif para relawan yang juga meringankan beban Prabowo–Sandiaga.
"Dengan total jumlah TPS yang mencapai 800.000 lebih tidak mungkin kami mendanai keseluruhan. Kami bersyukur ada inisiatif relawan, sehingga mungkin akan mengurangi beban biaya saksi," sambungnya.
"Hal itu juga memperlihatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pemilu, sekaligus secara bersama-sama mengawal proses pemilu berlangsung jujur dan adil."
Sebelumnya, sebuah seruan gerakan \'Sejuta Dapur Umum Di Setiap TPS 16-17 April\' beredar di sosial media. Dalam seruan itu tertulis Tim Kampanye Digital Nasional Prabowo-Sandiaga.
Seruan itu juga bernada ajakan untuk mendukung emak-emak yang akan mendirikan posko dapur umum di setiap TPS di seluruh wilayah di Indonesia. Dapur umum itu diperuntukkan untuk konsumsi 2 hari para mujahid pengawal TPS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konfirmasi batal berangkat haji 2026 bersama keluarga. Tegaskan bukan karena perintah Presiden Prabowo.
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.